“Kami mendesak Pemerintah untuk mengadopsi pendekatan yang lebih komprehensif dalam menyelesaikan konflik di Papua. Tidak hanya mengandalkan pendekatan keamanan semata, tetapi juga melalui dialog yang konstruktif serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan yang berkualitas, fasilitas kesehatan yang memadai, dan pembangunan ekonomi yang inklusif,” paparnya.
Sebagai langkah konkret, Hetifah juga mendorong adanya peningkatan alokasi anggaran untuk sektor pendidikan dan kesehatan di Papua. Ia menegaskan bahwa jaminan keamanan adalah hal mutlak yang harus diberikan di daerah-daerah yang rawan konflik agar para tenaga pendidik dan kesehatan dapat menjalankan tugasnya tanpa rasa takut.












