MEMO – Pemerintah mempercepat renovasi Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta guna menghadapi lonjakan pemudik saat Lebaran 2025 dan musim haji yang dimulai pada 2 Mei 2025. Terminal yang sebelumnya dikenal dengan kesan kumuh dan suram kini mulai bertransformasi menjadi lebih modern dan tertata rapi, bahkan disebut memiliki tampilan yang mirip dengan Terminal 3.
Menteri BUMN Erick Thohir, usai meninjau perkembangan renovasi, memastikan bahwa fasilitas khusus umroh dan haji di Terminal 2F akan mulai beroperasi pada musim Lebaran ini. Namun, ia juga menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada mudik Lebaran, tetapi juga tengah bersiap untuk pelaksanaan ibadah haji.
Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap
“Terminal ini akan mulai berfungsi untuk musim Lebaran, tapi kita juga harus bersiap untuk musim haji yang dimulai pada 2 Mei nanti. Karena itu, percepatan renovasi harus dilakukan agar lebih nyaman bagi jemaah,” kata Erick, Sabtu (1/3/2025).
Erick menambahkan bahwa peningkatan fasilitas ini merupakan bagian dari upaya “memanusiakan bangsa sendiri” dengan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia, sama seperti layanan untuk turis asing.
Baca Juga: DPR Desak BPOM Razia Kurma Berpengawet Selama Bulan Ramadhan
“Kita selalu memuliakan turis asing, tetapi jangan lupa kita juga harus memberikan yang terbaik bagi masyarakat kita sendiri, terutama bagi jemaah umroh dan haji,” ujar Erick.
Saat ini, Terminal 2F memiliki kapasitas 3,6 juta jemaah umroh dan 251 ribu jemaah haji. Berbagai fasilitas telah ditingkatkan, termasuk ruang tunggu ber-AC dan non-AC, serta akses transportasi yang semakin mudah dan nyaman, seperti kehadiran bus DAMRI yang langsung masuk ke dalam area terminal.
Baca Juga: Pengawasan Dana Desa: Hak & Kewajiban Aktif Masyarakat
Erick juga mengungkapkan bahwa pemerintah membatalkan rencana pembangunan Terminal 4 demi efisiensi anggaran sebesar Rp14 triliun. Sebagai gantinya, Rp1 triliun dari dana tersebut dialokasikan sepenuhnya untuk pembenahan Terminal 2F.
“Alih-alih membangun Terminal 4, kita memilih untuk mengoptimalkan yang sudah ada. Dengan renovasi ini, diharapkan kapasitas terminal bisa meningkat dari 56 juta penumpang menjadi 100 juta,” jelasnya.
Pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025, Terminal 2F telah melayani 68 ribu penumpang, dan jumlah ini diprediksi akan semakin meningkat setelah renovasi rampung.
“Kami yakin setelah Terminal 2F ini diperbarui, jumlah penumpang bisa jauh lebih besar. Kenyamanan dan pelayanan yang lebih baik juga bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat yang akan bepergian,” tutup Erick.












