Sebuah babak baru ekonomi kerakyatan dibuka di Sidoarjo. Sebanyak 346 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara resmi diluncurkan, membawa angin segar harapan bagi kemandirian ekonomi masyarakat di pelosok.
Penyerahan akta pendirian dan Surat Keputusan pengesahan di Pendopo Delta Wibawa pada Rabu, 9 Juli 2025, bukan sekadar seremoni, melainkan penanda dimulainya sebuah inisiatif besar yang diinisiasi langsung oleh Presiden RI.
Baca Juga: Lonjakan Kasus HIV TBC di Sidoarjo Menjadi Peringatan Serius Bagi Kesehatan Masyarakat
Bupati Sidoarjo, Subandi, tak bisa menyembunyikan apresiasinya. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa koperasi-koperasi ini tidak boleh hanya menjadi catatan administratif semata.
“Saya minta kepada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), hingga para Camat agar serius melakukan monitoring dan evaluasi,” tegas Subandi.
Baca Juga: Banjir Makam Delta Praloyo Sidoarjo Meluas Akibat Luapan Sungai Penanganan Darurat Segera Dilakukan
Pesannya jelas: setiap koperasi harus hidup, aktif, dan benar-benar menjadi penggerak kesejahteraan di desa dan kelurahan. Mimpi besarnya adalah melihat koperasi ini menjadi motor penggerak ekonomi, memberikan manfaat nyata bagi setiap keluarga.
Edi Kurniadi, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, menjelaskan bahwa pembentukan koperasi ini adalah respons langsung terhadap Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025.
Baca Juga: Satgas Pangan Polresta Sidoarjo Ungkap Produksi Beras Oplosan Bermerek SPG












