Example floating
Example floating
NGANJUK

Termakan Janji Palsu , Warga Balongrejo Tanam Pohon Pisang Di Jalan

Mulyadi Memo
×

Termakan Janji Palsu , Warga Balongrejo Tanam Pohon Pisang Di Jalan

Sebarkan artikel ini

NGANJUK,MEMO – Rencana aksi warga Dusun Balongrejo Desa Balonggebang Kecamatan Gondang menanam pohon pisang di jalan rusak menahun akhirnya dilaksanakan pada hari ini ( Sabtu,14/06/2025).

Aksi tersebut menurut pengakuan para warga sebagai bentuk protes kepada pemerintah daerah untuk segera melakukan perbaikan akses jalan yang sudah tidak layak dilewati kendaraan selama hampir bertahun tahun.

Baca Juga: PC Muhammadiyah Kertosono Besok Tunaikan Sholat Ied Di Lima Titik

” Aksi warga seperti ini bukan tanpa alasan, dulu waktu kampanye Mas Handy pernah janji siap memperbaiki jalan rusak. Tapi faktanya setelah menjabat wakil bupati ternyata tidak ada buktinya ,” ujar Mulyono warga setempat.

Baca Juga: Ponpes Al Ubaidah Jadi Tuan Rumah Penutupan Safari Ramadan 1447 H/2026 M Pemkab Nganjuk

Janji itu masih kata Mulyono disampaikan sebelum terpilih jadi wakil bupati atau saat masih masa kampanye. Waktu itu warga balongrejo dikumpulkan di rumahnya pak RT. ” Yang pasti warga nagih janji,” kata Mulyono.

Baca Juga: SDP Ngudo Roso , 2026 Tahun Tantangan Untuk Desa

Untuk diketahui, volume panjang jalan yang rusak diperkirakan mencapai 3 kilometer dari arah utara sampai masuk perbatasan wilayah Dusun Pilangkenceng Desa Karangsemi.

” Kalau pagi hari jalan ini ramai dilalui selain para petani juga anak anak SMP berangkat sekolah menuju SMPN 1 Gondang,” terang warga saat ditemui di lokasi.

Ditanya harapannya, disampaikan warga juga agar pemerintah daerah segera turun ke bawah melihat kondisi jalan yang sebenarnya seperti apa. Jangan hanya duduk dibalik meja kerja saja.

Hal serupa disampaikan Abah Gondrong dari masyarakat peduli Nganjuk menambahkan , karena ini statusnya jalan daerah maka tanggungjawab sepenuhnya Pemkab melalui Dinas PUPR.

” Dengan pembiaran sarana infrastruktur selama bertahun tahun tidak tersentuh APBD ini ada apa ?. Ini terkesan APBD hanya untuk kelompok dan golongan saja bukan untuk masyarakat Nganjuk seutuhnya,” sentil Mbah Gondrong.

Ini terbukti masih kata Mbah Gondrong, jalan balongrejo bisa dijadikan saksi bisu. Meskipun sudah berkali kali diusulkan lewat Musrenbang tapi selalu mengalami jalan buntu.

” Warga balongrejo juga masyarakat Nganjuk, tolong jangan dianak tirikan. Mereka juga punya hak yang sama yaitu bisa menikmati pemerataan pembangunan dan keadilan secara universal,” pungkas Mbah Gondrong. ( Adi )