Example floating
Example floating
Jatim

Jalan Mulus Harapan Warga: Jombang Terjunkan Pasukan Mandor, Perang Melawan Lubang Dimulai!

Avatar
×

Jalan Mulus Harapan Warga: Jombang Terjunkan Pasukan Mandor, Perang Melawan Lubang Dimulai!

Sebarkan artikel ini
Jombang Terjunkan Pasukan Mandor

Jombang, Memo
Di setiap sudut Kabupaten Jombang, jalanan adalah urat nadi kehidupan. Namun, tak jarang, lubang dan kerusakan menghantui perjalanan warga, mengancam keselamatan dan menghambat mobilitas. Menanggapi keluhan yang tak ada habisnya, Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tak tinggal diam. Sebuah strategi baru nan masif kini diluncurkan: pengintensifan peran mandor jalan, yang siap menjadi garda terdepan dalam “perang” melawan kerusakan ratusan ruas jalan kabupaten.

Kepala Dinas PUPR Jombang, Bayu Pancoroadi, menegaskan komitmen ini pada Kamis (10/7/2025). Tak tanggung-tanggung, sepuluh tim mandor khusus telah diterjunkan ke medan laga. Mereka bukan sekadar pemantau; setiap tim dilengkapi untuk melakukan pelaporan, sekaligus perbaikan ringan hingga sedang secara langsung di tempat.

Baca Juga: Kualitas Menu Makan Bergizi Gratis di Madiun Disorot Akibat Temuan Jambu Busuk

“Mereka akan keliling 500 ruas jalan kabupaten untuk menutup lubang dan melakukan pemeliharaan,” ujar Bayu, menggambarkan skala operasi yang ambisius ini. Ini adalah langkah konkret yang lahir dari arahan langsung Bupati Jombang Warsubi, sebuah pembaruan signifikan dari model Unit Reaksi Cepat (URC) menjadi sistem kerja berbasis mandor yang lebih proaktif.

Kabupaten Jombang membentang dengan 499 ruas jalan yang total panjangnya mencapai lebih dari 1.200 kilometer. Dari angka tersebut, kabar baiknya, sekitar 74 persen sudah dalam kondisi baik atau mantap.

Baca Juga: Dugaan Telur Busuk Program Makan Bergizi Gratis di Madiun Coreng Citra Satuan Pelayanan

Namun, tantangan masih membayangi: sisa 26 persen lainnya, yang berarti ratusan kilometer jalan, masih membutuhkan sentuhan perbaikan. “Sisanya, 26 persen masih belum mantap dan terus kami tangani,” jelas Bayu. Ini adalah fokus utama tim mandor yang kini berpacu dengan waktu.

Hasilnya sudah mulai terlihat. Sejak program ini digulirkan, tim mandor telah sukses menangani 124 ruas jalan dengan total panjang hampir 39 kilometer. Lebih dari sekadar menambal lubang, beberapa proyek peningkatan jalan besar pun telah rampung, seperti ruas Blimbing–Gudo dan Mojoagung–Mojoduwur, yang tentu saja membawa napas lega bagi para pengguna jalan.

Baca Juga: Vonis Korupsi Kredit BRI Pasar Pon Ponorogo Dua Terdakwa Resmi Dijatuhi Hukuman

Lalu, bagaimana dengan kerusakan berat yang membutuhkan penanganan lebih serius? Bayu menjelaskan, untuk kategori ini, Dinas PUPR Jombang telah menyiapkan strategi jangka panjang. “Untuk kerusakan berat, kami mengusulkan penanganan melalui program peningkatan dan rehabilitasi jalan dalam jangka panjang,” ungkapnya, menunjukkan perencanaan yang komprehensif.

Meski fokus utama saat ini adalah jalan, PUPR Jombang tidak melupakan sektor vital lainnya. Bidang sumber daya air juga menjadi prioritas. Tim normalisasi mereka telah menuntaskan pekerjaan di 13 titik saluran dan sungai sepanjang total 26 kilometer, memastikan kelancaran irigasi dan mitigasi banjir.

Namun, seperti ditegaskan Bayu, “Yang paling besar tetap di infrastruktur jalan, termasuk untuk mendukung tim mandor jalan.” Prioritas tetap pada jalan, karena mobilitas yang lancar adalah kunci kemajuan Jombang. Kini, dengan “pasukan mandor” yang siap tempur, harapan akan jalan mulus dan aman di Jombang semakin nyata bagi setiap warga.