NGANJUK,MEMO – Daftar sisa ruas jalan daerah yang masih terbengkelai belum tertangani Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk ternyata masih tersebar disejumlah titik.
Salah satunya yaitu jalan penghubung antar desa antara Desa Sugihwaras,Prambon menuju Desa Sumberkepuh, Tanjunganom tepatnya berada di Dusun Kandangan Desa Sugihwaras kondisinya sangat memperihatinkan. Badan jalan yang belum diperbaiki sepanjang 200 meter . Dan hal terburuk sering mengakibatkan laka tunggal.
Baca Juga: PC Muhammadiyah Kertosono Besok Tunaikan Sholat Ied Di Lima Titik

Dari pengakuan sejumlah warga setempat , sudah tidak terhitung lagi jumlah korban laka karena terperosok di kobangan jalan tersebut Apalagi jika musim penghujan seperti ini, bagi pengguna jalan yang belum hafal kondisi jalan tersebut, sudah barang tentu akan terperosok.
Baca Juga: Ponpes Al Ubaidah Jadi Tuan Rumah Penutupan Safari Ramadan 1447 H/2026 M Pemkab Nganjuk
Itu seperti dialami salah satu pengguna jalan diketahui bernama Sugianto, 56, warga Desa Malangsari Kecamatan Tanjunganom yang terjatuh pada hari Selasa petang ( 13/05/2025) sekitar pukul 18.30 WIB.

Baca Juga: SDP Ngudo Roso , 2026 Tahun Tantangan Untuk Desa
Kondisi korban sampai sekarang masih menjalani perawatan intensif karena mengalami patah tulang pada bagian lengan tangan kiri dan luka serius di bagian dahi.
Tidak hanya itu saja, akibat terjatuh dikubangan jalan, tersebut, sepeda motor milik korban jenis Honda merk Supra fit juga ringsek. Kerugian materiil yang ditanggung korban kisaran Rp 1,5 juta.

Untuk diketahui lokasi kejadian berada persis di depan rumah Ahmad Malik salah satu perangkat desa Sugihwaras.
” Sudah sering diusulkan tapi belum ada tanggapan dari daerah. Saya sering menolong korban jatuh disini,” ujar Ahmad Malik yang mengaku juga sempat menolong Sugianto.

Sementara itu dikatakan Ketua RT 01 RW 17 Dusun Kandangan Desa Sugihwaras, Suraji berharap pemerintah daerah segera memperbaiki jalan rusak ini.
Sebagai bentuk kekesalan warga , pada hari ini ( Kamis,15/05/2025) sekitar pukul 13.00 WIB warga setempat didampingi pamong dan ketua RT menanami pohon pisang di jalan rusak. ( Adi)












