
Kediri. Memo.co.id –
Ironis, 5 orangwarga penyandang disabilitas asal Desa Kanyoran, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri mendatangi kantor kecamatan setempat. Mereka bermaksud untuk menuntut jaminan sosial dan jaminan kesehatan gratis, karena merasa selalu tidak diperhatikan dan diperlakukan secara diskriminatif.
Baca Juga: Malam Tahun Baru di Kediri, Peresmian Jalan Stasiun dan 2.000 Porsi Pecel Gratis
Yoyok Waluyo, koordinator kaum disabilitas, mengatakan pihaknya menuntut pihak pemerintah daerah tidak melakukan diskrimanatif dalam hal apapun. “Kami kaum disabilitas sering kali tidak diperhatikan. Masalah pelayanan, sangat jauh sekali dari apa yang disampaikan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.” Terang Yoyok, (26/9)
Disamping itu juga, Yoyok mengaku, hingga sampai saat ini dirinya belum mempunyai kartu KPS (Kartu Perlindungan Sosial), Kartu Keluarga Sejahtera, dan Kartu Indonesia Sehat (KIS), sampai sekarang ini kita tidak mendapatkan. “Kami kerap mendatangi desa untuk meminta menjadi peserta jaminan sosial dan kesehatan, namun pihak perang desa menolak dengan alasan tidak ada program yang mengcover” paparnya.












