Laporan terkait peristiwa ini telah disampaikan ke Polsek Sunggal. Antony Sinaga berharap institusi tertinggi negara turun tangan. “Kami mohon kepada Bapak Presiden, Kapolri, Kapolda Sumut, Kapolda Sumut, kapolrestabes untuk segera melakukan pengusutan, pemeriksaan atas terjadinya kebakaran rumah milik Hakim Khamozaro Waruwu,” harapnya.
Diketahui, Hakim Khamozaro Waruwu telah menyidangkan beberapa kasus korupsi, termasuk kasus pembangunan jalan di Sumatera Utara yang menyeret nama Topan Ginting, mantan Kadis PUPR Pemprov Sumut.
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
Topan Ginting sendiri adalah sosok dengan karier melejit di Pemkot Medan saat menantu mantan Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution, menjabat sebagai Wali Kota. Setelah menjabat Kabag Sekretaris Daerah, Topan berturut-turut menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan (2022) dan Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kota Medan (2023), sebelum akhirnya dilantik sebagai Kepala Dinas PUPR Sumut pada Februari 2025.
Insiden kebakaran rumah hakim ini menjadi pengingat bagi seluruh penegak hukum bahwa upaya memberantas korupsi harus dilindungi secara maksimal, dan setiap ancaman atau gangguan terhadap independensi peradilan harus disikapi dengan penegakan hukum yang transparan dan tegas.












