Jika Gugatan Brazil Dimenangkan WTO, Indonesia Bakal Dibanjiri Daging Ayam Impor

  • Whatsapp
Jika Gugatan Brazil Dimenangkan WTO, Indonesia Bakal Dibanjiri Daging Ayam Impor
banner 468x60

Tinggal menunggu waktu, pasar perunggasan dalam negeri akan mulai diintervensi negara lain

Jakarta, Memo
Jika Gugatan Brazil Dimenangkan WTO, Indonesia Bakal Dibanjiri Daging Ayam Impor – Indonesia dinilai berpotensi kalah banding di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) atas gugatan Brasil terkait kebijakan importasi daging ayam.

Bacaan Lainnya

Ayam Impor Masuk ke Pasar Dalam Negeri

Hal tersebut memunculkan risiko masuknya ayam impor ke pasar dalam negeri. Mengantisipasi hal itu, pemerintah akan berupaya untuk memperkuat industri perunggasan dalam negeri.

“Tinggal menunggu waktu, pasar perunggasan dalam negeri akan mulai diintervensi negara lain, khususnya Brasil,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan

Mengancam Industri Perunggasan Lokal

Jika nanti produk olahan ayam impor dari Brasil benar-benar masuk ke Indonesia, industri lokal diperkirakan terbebani.

Karena itu, Oke Nurwan berharap seluruh stakeholder saling bekerja sama untuk memperkuat industri perunggasan. Masalah yang harus segera diatasi mengenai persoalan tingginya harga pakan dan bibit ayam.

Harga Pakan Ayam  di Indonesia Mulai Naik

Oke membeberkan, harga pakan ayam broiler pada minggu ketiga Juli naik 0,75 persen dibandingkan harga bulan lalu. Kenaikan tersebut ditengarai terjadi akibat terkereknya bahan baku pakan, baik lokal maupun impor.

loading…

“Kenaikan harga pakan akan berdampak pada harga pokok produksi di tingkat peternak,” ujarnya.

Siapkan Revisi Permen Perdagangan tentang Harga Acuan Ayam Hidup

Untuk mengatasi permasalahan itu, Oke menyebut Kemendag sedang menyiapkan revisi Permendag No 7 Tahun 2020 dengan membuat harga acuan ayam hidup yang bergerak dinamis mengikuti perkembangan biaya produksi.

Kenaikan harga pakan akan berdampak pada harga pokok produksi di tingkat peternak

Pemerintah Harus Keluarga Regulasi Pro Industri Dalam Negeri

Jika Indonesia tidak memil,iki kebijakan kuat di dalam negeri, khsusunya industr perunggasan, maka Indonesia tetap menjadi lahan impor produk daging ayam dari luar negeri, khususnya negara Brazil. Negara Brazil, menggugat Indonesia ke WTO, karena kebijakannya nmerugikan Brazil.

Diperlukan regulasi dan langkah Presiden Joko Widodo untnuk melakukan prteaksi dan melindungi industri perunggasan dalam menegeri, dengan berbagai cara. Selain menerbitkan Pereturan menteri, juga diperlukan peraturan presiden untuk menguatkan industri perunggasan di dalam negeri sendiri.

Pos terkait