Selain curah hujan yang tinggi, Kapolsek juga menyebutkan bahwa pohon bambu yang sudah lapuk juga menjadi salah satu faktor pemicu longsornya tebing tersebut. “Alhamdulillah, tidak ada korban dalam jiwa kejadian ini,” ujarnya.
Pembersihan material longsor dilakukan dengan menggunakan alat berat dari pihak PUPR, sementara warga sekitar juga ikut membantu membersihkan sisa-sisa material agar jalan dapat kembali normal dan aman untuk dilalui. Semangat gotong royong warga sangat membantu mempercepat proses pembersihan.
“Alhamdulillah, aktivitas masyarakat bisa kembali normal setelah dilakukannya evakuasi material longsoran yang menutup jalan setempat,” pungkas Kapolsek.












