Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Ponggok langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Polisi kemudian berkoordinasi dengan PLN Persero dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar untuk melakukan evakuasi dan pendataan kerusakan rumah warga.
Bersama relawan dan dibantu masyarakat sekitar, petugas berhasil mengevakuasi pohon-pohon tumbang yang menimpa rumah warga. Sebagian petugas juga diterjunkan ke Desa Ringinrejo untuk menangani rumah Samat yang tertimpa pohon randu.
Baca Juga: Era Digital dan Tantangan Akurasi, Jairi Irawan Gelar Diskusi Bersama Jurnalis Blitar
Kapolsek Ponggok, AKP Tri Muliarso, saat dikonfirmasi memo.co.id membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut kejadian itu merupakan bencana alam angin beliung.
“Akibat hujan dan angin kencang, beberapa pohon tumbang. Di Desa Ponggok ada tiga rumah warga yang kebrukan pohon, dan di Desa Ringinrejo satu rumah tertimpa pohon randu,” jelasnya.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil hingga kini masih dalam pendataan.
“Kami bersama BPBD, petugas PLN, dan relawan melakukan evakuasi dan pengamanan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, tapi kerugian materiil belum bisa ditafsirkan,” tambahnya.
Baca Juga: Retribusi atau Pungli? Jalur Perbatasan Blitar–Malang Disorot
Kapolsek juga mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di musim hujan dan angin kencang.
“Kami mengingatkan warga agar lebih berhati-hati, khususnya yang rumahnya dekat dengan pepohonan, demi mengantisipasi kejadian serupa,” pungkasnya.**












