MEMO,Blitar: Pabrik rokok terkemuka HM Sampoerna mengukuhkan kehadirannya di peta industri dengan membuka fasilitas produksi baru di Kota Blitar, Jawa Timur, menggelontorkan investasi sebesar Rp350 Miliar.
Pabrik yang diberi nama Sampoerna Sigaret Kretek Tangan (SKT) ini saat ini tengah memasuki tahap penting rekrutmen karyawan dan manajemen.
Baca Juga: Ponpes Al Ubaidah Jadi Tuan Rumah Penutupan Safari Ramadan 1447 H/2026 M Pemkab Nganjuk
Seiring dengan hal ini, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Blitar, Heru Eko Pramono, mengungkapkan bahwa proses rekrutmen dilakukan dalam tiga gelombang, menyoroti kebutuhan khusus untuk posisi manajemen dan operator mesin.
Proses Perekrutan Gelombang Karyawan dan Manajemen di Pabrik Rokok HM Sampoerna, Kota Blitar
Perusahaan rokok terkenal HM Sampoerna telah membuka pabrik di Kota Blitar, Jawa Timur, dengan investasi sebesar Rp350 Miliar. Pabrik baru ini, yang diberi nama sigaret kretek tangan (SKT), saat ini sedang melakukan proses perekrutan karyawan dan tenaga manajemen.
Baca Juga: Sukseskan Program KDMP dan KKMP, Dandim 0809/Kediri Undang Silaturahmi LSM dan Wartawan
Manajemen dan Operator Mesin Dibutuhkan! Info Lowongan Pabrik Rokok Terbaru
Pernyataan ini datang dari Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Blitar, Heru Eko Pramono. Menurutnya, proses rekrutmen dilakukan dalam tiga gelombang, dengan gelombang pertama dimulai pada 17 November 2023, dan saat ini gelombang kedua sedang berlangsung.
Proses rekrutmen untuk gelombang pertama dan kedua fokus pada posisi manajemen, seperti mandor dan operator mesin. Sementara itu, rekrutmen untuk pekerja linting akan dilakukan pada gelombang ketiga antara pertengahan Desember 2023 hingga Januari 2024.
Baca Juga: Kualitas Menu Makan Bergizi Gratis di Madiun Disorot Akibat Temuan Jambu Busuk
“Memang benar PT Sampoerna akan membuka pabrik di Kota Blitar. Saat ini, proses rekrutmen pekerja sedang berlangsung dalam tiga gelombang,” kata Heru pada Jumat (1/12/2023).
Menurut Heru, total pekerja yang dibutuhkan untuk operasional pabrik rokok baru milik PT Sampoerna di Kota Blitar mencapai 3.114 orang. Mayoritas dari mereka akan menjadi tenaga linting, dengan jumlah sebanyak 3.000 orang, sedangkan yang lainnya akan mengisi beberapa jabatan spesifik.
Heru juga menyebutkan bahwa lokasi pabrik rokok baru milik PT Sampoerna terletak di Kelurahan Blitar, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, atau di bekas lokasi pabrik rokok Apache yang tutup pada 2022. Dia berharap bahwa kehadiran pabrik rokok baru ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Blitar dan berpotensi mengurangi tingkat pengangguran.
Dengan total 3.114 pekerja yang dibutuhkan untuk menjalankan operasional pabrik baru ini, fokus utama rekrutmen adalah pada posisi linting, dengan 3.000 orang yang dibutuhkan.
Pabrik ini, yang berlokasi di Kelurahan Blitar, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi setempat dan diharapkan dapat meredakan tingkat pengangguran.
Keputusan HM Sampoerna membuka pabrik di Kota Blitar bukan hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga menjadi pijakan kuat bagi perkembangan industri rokok di Indonesia.












