Example floating
Example floating
NGANJUK

Hilangnya Komitmen BULOG Terhadap Petani , Trio Kades Ajukan Surat Hearing Ke Dewan

Mulyadi Memo
×

Hilangnya Komitmen BULOG Terhadap Petani , Trio Kades Ajukan Surat Hearing Ke Dewan

Sebarkan artikel ini

NGANJUK,MEMO – Buntut dari tidak terserapnya gabah petani ke gudang BULOG di musim panen bulan pebruari dan maret tahun 2025 ini, tampaknya memantik perhatian publik.

Tidak terkecuali, datang dari tiga perwakilan kepala desa tternyata juga ikut memberikan perhatian besar kepada nasib para petani. Seperti apa perhatian trio kades kepada para petani. Ini ulasan wartawan memo.co.id di gedung dewan Nganjuk.

Baca Juga: PC Muhammadiyah Kertosono Besok Tunaikan Sholat Ied Di Lima Titik

Tepat pukul 13.00 WIB pada hari Selasa (18/03/2025), ruang Sekretariat DPRD Nganjuk kedatangan tamu istimewa. Yaitu Ketua Asosiasi Kepala Desa ( AKD) Kabupaten Nganjuk ,Dedi Nawan bersama dua kepala desa lainnya yaitu Susilo Dwi Prasetyo ( Kades Kampungbaru Tanjunganom,) dan Suliadi ( Kades Godean,Loceret).

Baca Juga: Ponpes Al Ubaidah Jadi Tuan Rumah Penutupan Safari Ramadan 1447 H/2026 M Pemkab Nganjuk

Kedatangan trio kades di gedung dewan ternyata membawa misi besar. Yaitu mengirim surat permohonan hearing ( dengar pendapat) terkait persoalan tidak terserapnya gabah petani ke BULOG.

Baca Juga: SDP Ngudo Roso , 2026 Tahun Tantangan Untuk Desa

” Opsi awal kita ajukan permintaan hearing ke dewan. Mudah mudahan secepatnya bisa diagendakan,” terang Ketua AKD Nganjuk, Dedi Nawan usai keluar dari ruang sekretariat dewan.

Dihadapan para awak media, Dedi Nawan berharap dewan bisa memberi ruang dan waktu kepada para petani untuk menyampaikan aspirasi terkait pembatasan pembelian gabah petani ke BULOG. Termasuk persoalan aplikasi BULOG yang tidak bisa di klik.

” Jika dalam Hearing nanti tidak ada titik temu, maka opsi terakhir kita bersama petani akan turun ke jalan lakukan unjuk rasa besar besaran,” urai Kades Kampungbaru, Susilo Dwi Prasetyo.

Dihadapan para awak media Susilo juga sempat menyampaikan kalimat sedikit pedas diantaranya ” ini persoalan komitmen pemerintah kepada petani jangan dibuat main main”. BULOG harus hadir dalam Hearing nanti jangan sampai tidak hadir.

” Hari ini harga gabah petani dibeli tengkulak sudah dibawah Rp 6 ribu perkilogramnya. Ini fakta bukan guyonan. BULOG harus tahu ini,” seru Susilo juga.

Sementara disampaikan Ketua DPRD Nganjuk ,Tatit Heru Tjahjono kepada memo mengatakan dewan mengapresiasi misi ke tiga kades tersebut ” Untuk permintaan hearing kita terima dengan tangan terbuka. Untuk teknisnya nanti kita delegasikan ke komisi yang membidangi ya,” tutur Tatit Heru Tjahjono. ( adi )