MEMO, Tuban: Desa Belikanget, Tuban, menggelar kegiatan sedekah bumi yang meriah di Sumber Mata Air Trate. Kepala Desa dan warga berharap mengubah lokasi ini menjadi daya tarik wisata yang menarik minat pengunjung.
Selain itu, mereka juga menyadari pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian sumber mata air demi kehidupan yang lebih baik.
Kegiatan Sedekah Bumi di Sumber Mata Air Trate, Desa Belikanget, Tuban
Pada hari Kamis, 15 Juli 223, Desa Belikanget di Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, mengadakan kegiatan sedekah bumi atau manganan di Sumber Mata Air Trate. Kegiatan ini dihadiri oleh pemangku desa dan warga sekitar. Desa Belikanget sendiri mendapatkan namanya dari sumber air yang hangat.
Kepala Desa dan Warga Desa Berharap Wisata Air Menjadi Daya Tarik Utama
Pradesa Hartanto, selaku Kepala Desa Belikanget, mengatakan bahwa kegiatan sedekah bumi di Sumber Mata Air Trate telah dilakukan oleh warga sejak zaman dahulu. Ia berharap agar lokasi tersebut dapat dikembangkan menjadi sebuah wisata dan Desa Belikanget menjadi desa wisata.
“Saya ingin menarik minat pengunjung untuk datang ke desa kami,” ujarnya.
Kegiatan dimulai dengan arak-arak tumpeng yang berisi hasil bumi dari wilayah setempat, seperti sayur-sayuran. Kemudian diikuti dengan penampilan budaya setempat, yaitu Thak-Thak an Gembong Singolawe.
Setelah itu, semua menuju lokasi sumber mata air untuk melaksanakan prosesi sambutan dan doa. Setelah itu, warga saling berebut mengambil sayuran yang telah dihias di dalam tumpeng.
“Hari ini banyak warga yang datang, dan tahun depan kami berusaha untuk mengadakan acara yang lebih besar. Kami akan mengundang semua elemen untuk mengenalkan wisata yang ada di Belikanget,” tambahnya.
Pradesa mengakui bahwa ini adalah kali pertama prosesi sedekah bumi di Sumber Mata Air Trate dilaksanakan dengan meriah. Sebelumnya, kegiatan ini hanya dilakukan secara sederhana.
“Tahun ini, saya ingin membuatnya meriah, dan itulah mengapa saya membuat gunungan tumpeng yang nantinya juga bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Pradesa menambahkan bahwa kegiatan sedekah bumi bertujuan untuk mengajak seluruh masyarakat Belikanget untuk turut menjaga kelestarian sumber mata air Trate.
Oleh karena itu, ia menghimbau kepada masyarakat agar tidak menebang pohon di sekitar sumber air, dengan harapan agar kondisi air tetap stabil.
“Saya khawatir jika pohon di sekitar sumber air ditebang, hal tersebut dapat mempengaruhi jumlah air yang mengalir. Sebisa mungkin, mari kita semua turut menjaga agar air ini tetap dapat dinikmati. Setelah ini, saya juga berencana untuk melakukan penghijauan di sekitar lokasi,” imbuhnya.
Selain itu, ia dan masyarakat juga menjaga kebersihan lokasi di sekitar sumber mata air Trate agar air yang dihasilkan tetap bersih, berkualitas, dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
Melihat banyaknya masyarakat yang mengambil air tersebut untuk dikonsumsi, Pradesa berharap agar sumber mata air Trate dapat dijual dan diolah menjadi air dalam kemasan untuk kemudahan konsumsi.
Selain itu, hal tersebut juga dapat meningkatkan pendapatan desa yang akan digunakan untuk pembangunan Desa Belikanget agar menjadi lebih baik.
“Hasil pengecekan oleh IFTA menunjukkan bahwa sumber mata air Trate layak untuk dikonsumsi,” tuturnya.
Ia berharap agar masyarakat turut menjaga kondisi hutan dan sumber daya alam yang ada, hal ini juga untuk mencegah potensi terjadinya bencana alam.
Di sisi lain, Suswoyo Abdul Rozak, salah satu masyarakat Desa Belikanget, merasa bersyukur dengan adanya sumber mata air Trate ini.
Ia sangat antusias dalam mendukung program desa untuk meningkatkan kegiatan yang ada di Desa Belikanget agar lebih dikenal oleh masyarakat luas.
Ia mengatakan bahwa ia dan masyarakat setempat selalu menjaga kebersihan lokasi agar air dapat dikonsumsi dengan aman tanpa terkontaminasi oleh hal lain.
“Orang yang mengonsumsi air ini juga berasal dari desa lain, bukan hanya warga Belikanget,” tambahnya.
Ia mengaku bahwa pembelian air minum telah mengalami penurunan sejak sumber mata air Trate dinyatakan aman untuk dikonsumsi. “Saya berharap agar program kepala desa terkait pengemasan air minum segera direalisasikan agar lebih bermanfaat,” harapnya.
Upaya Desa Belikanget dalam mengadakan kegiatan sedekah bumi di Sumber Mata Air Trate menunjukkan komitmen untuk menjaga kelestarian sumber daya alam dan mempromosikan potensi wisata air di daerah tersebut.
Diharapkan dengan perhatian yang lebih terhadap kebersihan dan pengelolaan sumber mata air, Desa Belikanget dapat menjadi destinasi wisata yang menarik dan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.












