Pasokan cabai saat ini berasal dari beberapa daerah seperti Banyuwangi, Kediri, Tawangmangu, dan Cepogo, Boyolali. Sebelumnya, pasokan cabai bisa mencapai lebih dari 50 kilogram per hari, namun kini hanya sekitar 30 hingga 45 kilogram untuk semua jenis cabai.
Pedagang ayam geprek dan penyetan di kawasan UNS Solo, Warni, mengungkapkan bahwa dirinya terpaksa mencari cara untuk mengatasi lonjakan harga cabai rawit merah. Sebagai pedagang yang berjualan dekat kampus dengan harga makanan yang relatif murah, Warni merasa tertekan karena kenaikan harga bahan pokok lainnya.
Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap
“Biasanya mahasiswa suka sekali dengan makanan pedas. Tapi, karena harga cabai rawit merah mencapai Rp90 ribu per kilogram, saya terpaksa mengganti dengan cabai putih yang harganya hanya Rp30 ribu,” ujar Warni, menunjukkan bagaimana dia menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada.
Baca Juga: DPR Desak BPOM Razia Kurma Berpengawet Selama Bulan Ramadhan












