Example floating
Example floating
Home

Haedar Nashir Mendorong Pemahaman Mendalam pada Debat Pilpres Mendatang

Alfi Fida
×

Haedar Nashir Mendorong Pemahaman Mendalam pada Debat Pilpres Mendatang

Sebarkan artikel ini
Haedar Nashir Mendorong Pemahaman Mendalam pada Debat Pilpres Mendatang
Haedar Nashir Mendorong Pemahaman Mendalam pada Debat Pilpres Mendatang

MEMO

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyoroti esensi debat capres-cawapres Pemilu 2024, mempertanyakan pemahaman calon dan KPU terhadap tema yang diperdebatkan. Haedar menegaskan perlunya transformasi pemimpin dari politikus menjadi negarawan, menggarisbawahi urgensi visi jangka panjang bagi Indonesia.

Baca Juga: PSHWTM Ranting Rungkut Surabaya Bagikan 1.903 Takjil, Usung Tema "Silat Menyehatkan Raga, Berbagi Menguatkan Jiwa"

Haedar Nashir Soroti Rahasia Debat Capres-Cawapres 2024!

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyoroti perhelatan debat antara calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang akan berlangsung pada Pemilihan Presiden 2024.

Haedar mempertanyakan pemahaman para calon dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terhadap tema dan topik yang akan diperdebatkan.

Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap

Dia berharap agar para peserta dan penyelenggara pemilu tidak menjadikan debat itu sekadar ajang untuk menunjukkan kecerdasan semata. Haedar menyebutkan agar perdebatan capres-cawapres tidak berlangsung seperti perdebatan masa lalu yang hanya menekankan pada kecerdasan semata.

Haedar menekankan bahwa salah satu dari para kandidat yang tengah bertarung nantinya akan menjadi pemimpin negara. Jika pemikiran mereka hanya tertuju pada bagaimana cara memenangkan debat dengan kecerdasan semata, itu merupakan pemahaman yang sangat dangkal.

Baca Juga: DPR Desak BPOM Razia Kurma Berpengawet Selama Bulan Ramadhan

Menurutnya, hal tersebut jauh dari sejarah, karakter, nilai-nilai dasar, serta prinsip-prinsip konstitusi Indonesia.

Haedar juga mengingatkan bahwa pemenang dalam Pemilu 2024 harus berubah dari politikus biasa menjadi pemimpin negarawan setelah dilantik. Transformasi tersebut diharapkan dapat membawa Indonesia ke arah yang lebih baik dan sukses.

Dia menegaskan bahwa setelah dilantik, mereka harus beralih dari politikus biasa menjadi negarawan yang bertanggung jawab membawa Indonesia ke arah yang benar dan baik, bukan sekadar sukses secara pribadi, tetapi juga memberikan kebaikan bagi negara. Menurut Haedar, kesuksesan tergantung pada pilihan yang diambil.

Transformasi Pemimpin: Dari Politikus ke Negarawan Menurut Haedar Nashir

Selain itu, Haedar juga menyinggung mengenai pragmatisme dan oportunisme dalam proses pemilu. Dia berharap agar para pemilih tidak hanya memilih berdasarkan kepentingan pragmatis dan oportunis semata.