Example floating
Example floating
Home

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Warga Diminta Waspada

Avatar
×

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Warga Diminta Waspada

Sebarkan artikel ini

MEMO – Kabar mengejutkan datang dari Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT), di mana Gunung Lewotobi Laki-laki dilaporkan mengalami erupsi pada Senin (21/4/2025) dini hari, tepatnya pukul 02.45 WITA. Saat kejadian, ketinggian kolom erupsi tidak terpantau secara visual.

“Erupsi ini terekam jelas oleh alat seismograf dengan amplitudo maksimum mencapai 14,8 mm dan berlangsung selama 151 detik,” ungkap Herman Yosef S Mboro, Petugas Pengamatan Gunung Api (PGA) Gunung Lewotobi Laki-laki, seperti yang dilansir dari situs resmi Magma ESDM.

Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum

Sebelumnya, aktivitas vulkanik gunung ini juga tercatat dengan terjadinya dua letusan terpisah pada hari Minggu (20/4/2025), dalam periode pengamatan mulai pukul 18.00 hingga 24.00 WITA. Saat ini, status aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Level III (Siaga), yang menandakan peningkatan potensi bahaya.

Menyikapi kondisi ini, pihak berwenang mengimbau dengan tegas kepada seluruh masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki serta para pengunjung atau wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 kilometer dari pusat erupsi gunung.

Baca Juga: PSHWTM Ranting Rungkut Surabaya Bagikan 1.903 Takjil, Usung Tema "Silat Menyehatkan Raga, Berbagi Menguatkan Jiwa"

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti arahan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah setempat. Selain itu, penting untuk tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya dan dapat menimbulkan kepanikan,” tegasnya.

Lebih lanjut, masyarakat yang tinggal di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya banjir lahar hujan di sungai-sungai yang hulunya berada di puncak gunung. Kewaspadaan ini terutama ditingkatkan jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi di wilayah-wilayah seperti Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.

Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap

“Bagi masyarakat yang wilayahnya terdampak hujan abu dari erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, sangat disarankan untuk menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut guna menghindari potensi bahaya abu vulkanik terhadap sistem pernapasan,” tambahnya.

Pemerintah Daerah setempat terus menjalin koordinasi yang erat dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki yang berlokasi di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Koordinasi juga dilakukan dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi di Bandung.

PVMBG sendiri akan secara berkelanjutan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana (Satlak PB) setempat dalam menyampaikan informasi terkini mengenai aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki.