MEMO – Gunung Dukono yang terletak di Halmahera Utara, Maluku Utara, menunjukkan aktivitas vulkanik yang signifikan dengan melontarkan abu vulkanik setinggi seribu meter dari puncak kawahnya. Peristiwa alam ini terjadi pada hari Selasa (15/4/2025) pukul 17:29 Waktu Indonesia Timur.
Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono, Sarjana Roboke, menyampaikan bahwa material abu yang dikeluarkan berwarna antara putih hingga abu-abu. “Dengan intensitas ketebalan yang signifikan dan pergerakan cenderung ke arah selatan,” jelas Sarjana Roboke.
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
Lebih lanjut, Sarjana mengungkapkan bahwa letusan ini terekam oleh alat seismograf dengan amplitudo mencapai 34 milimeter dan berlangsung selama 48.38 detik. Pusat dari semburan abu vulkanik ini berjarak sekitar 10 hingga 15 kilometer dari permukiman penduduk terdekat.
Informasi ini disampaikan Sarjana melalui siaran pers yang dibagikan di media sosial pada hari Selasa (15/4/2025). Menurut kepala pos PGA Dukono tersebut, saat ini status aktivitas Gunung Dukono berada pada level II (Waspada).
Menyikapi kondisi ini, Sarjana mengimbau kepada seluruh masyarakat, pengunjung, maupun wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas, pendakian, serta menjauhi area Kawah Malupang Warirang yang terletak di puncak Gunung Dukono. “Masyarakat diharap untuk menjaga jarak aman minimal 4 kilometer dari bibir kawah,” tegas Sarjana.
Fenomena letusan yang disertai semburan abu vulkanik ini terjadi secara periodik, dan penyebaran abu sangat dipengaruhi oleh arah serta kecepatan angin pada saat kejadian. Oleh karena itu, area yang terdampak sebaran abu bersifat dinamis dan tidak menetap.
Sarjana juga memberikan peringatan kepada masyarakat untuk senantiasa menyediakan masker atau penutup hidung dan mulut sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bahaya abu vulkanik. Tercatat, sejak tahun 1930-an, Gunung Dukono menunjukkan aktivitas vulkanik yang berkelanjutan dengan erupsi-erupsi kecil yang sering terjadi.












