Example floating
Example floating
Metropolis

Ground Breaking Bandara Kediri 16 April 2020, Bappeda ; Sudah Sesuai Timeline Yang Ditetapkan

A. Daroini
×

Ground Breaking Bandara Kediri 16 April 2020, Bappeda ; Sudah Sesuai Timeline Yang Ditetapkan

Sebarkan artikel ini

[ad_1]

Kediri, Memo

Baca Juga: Dukung Kreativitas Reses di Dinoyo Sekolahan DPRD Surabaya Sosialisasikan Program Intervensi Gen Z Rp5 Juta Per RW Tahun 2026

Bappeda Kabupaten Kediri menargetkan pembangunan bandara pada April 2020 mendatang. Target tersebut berdasar hasil komitmen bersama dengan PT Gudang Garam bersama dengan Menko Kemaritiman beberapa waktu lalu. ” Sesuai hasil rapat, kami mengikuti timeline yang sudah ditetapkan. Ground breaking Bandara Kediri, dipastikan 16 April 2020,” terang Sukadi.

Menurut Sukadi, Kepala Bappeda Kabupaten Kediri, timeline yang disampaikan pada rapat yang digelar di Kemenko Kemaritiman tersebut disebutkan kalau seharusnya PT GG sudah menyampaikan permohonan penetapan lokasi (Penlok) pada 24 Januari 2020. Ditujukan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Kemen ATR/BPN) Republik Indonesia.

Baca Juga: Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Direktur Operasi KAI Lakukan Inspeksi Lintas di Wilayah Daop 7 Madiun

Setelah mendapat permohonan, dilanjutkan dengan penerbitan rekomendasi untuk pembangunan oleh Kementerian ATR/BPN. Berlanjut dengan penerbitan Penetapan Lokasi (Penlok). Tercatat penertiban Penlok ini ditarget keluar tanggal 17 Februari 2020.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kediri yang ikut menghadiri rapat, mengatakan bahwa timeline itu pasti ditepati semua pihak. “Sesuai yang disampaikan oleh Pak Luhut, kami mengikuti timeline itu dengan mempercepat pembebasan lahan,” terang Sukadi saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Inspeksi Keselamatan dan Pelayanan di Wilayah Daop 7 Madiun

Jika tepat waktu, proses pembangunan akan dilanjutkan dari PT GG untuk menyerahkan studi kelayakan dan dokumen pengadaan pada 20 Februari 2020. Dari dokumen ini prosesnya kemudian dilanjutkan dengan persetujuan studi kelayakan dan penetapan pemrakasa yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan yang ditargetkan pada 6 Maret 2020.