Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Peristiwa

Gelar Profesor Dicabut Mendikbudristek! Terungkap Alasan dan Dampaknya Sensasional!

Alfi Fida
×

Gelar Profesor Dicabut Mendikbudristek! Terungkap Alasan dan Dampaknya Sensasional!

Sebarkan artikel ini
Gelar Profesor Dicabut Mendikbudristek! Terungkap Alasan dan Dampaknya Sensasional!
Gelar Profesor Dicabut Mendikbudristek! Terungkap Alasan dan Dampaknya Sensasional!

Selain itu, ia juga berperan sebagai pengajar di Departemen Biotechnology dan Neuroscience di Surya University pada tahun 2014, dan pernah menjadi adjunct professor di Department Neurology di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin.

Pada tahun tersebut, bersama peneliti lain, Taruna terlibat dalam penelitian mengenai kualitas tidur. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa kualitas tidur sangat dipengaruhi oleh keseimbangan hormon, terutama kadar melanin-concentrating hormone (MCH).

Baca Juga: Fenomena Jenazah Warga Demak Hidup Lagi Saat Hendak Dimandikan Gegerkan Jagat Maya

Pada tahun ini, Taruna Ikrar menjabat sebagai ketua International Medical Conference (IMC) 2023 yang akan diselenggarakan di Bali pada 10-13 November mendatang.

Namun, baru-baru ini, Mendikbudristek Nadiem mencabut gelar profesor Taruna Ikrar. Plt Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek, Nizam, mengungkapkan bahwa pencabutan gelar profesor tersebut dilakukan karena adanya dugaan kecurangan dalam proses penyetaraan jabatan Guru Besar. “Ada fraud di dalam usulan penyetaraan Guru Besarnya,” kata Nizam pada Kamis (2/11).

Baca Juga: Dampak Kebakaran Permukiman Padat Kebon Kosong Kemayoran Menghanguskan Ratusan Rumah Warga

Mendikbudristek Cabut Gelar Profesor Taruna Ikrar: Alasan dan Dampaknya

Dampak dari pencabutan gelar profesor ini juga mencakup ketidakpastian mengenai keterlibatan Taruna Ikrar dalam proyek-proyek dan konferensi internasional yang sedang berlangsung. Salah satunya adalah perannya sebagai ketua International Medical Conference (IMC) 2023 yang akan digelar di Bali.

Bagaimanapun, keputusan ini juga menjadi peringatan bagi dunia akademik mengenai pentingnya menjaga integritas dan etika dalam proses penyetaraan jabatan akademik. Pencabutan gelar profesor Taruna Ikrar membuktikan bahwa keadilan dan transparansi harus diutamakan dalam dunia pendidikan dan penelitian.

Baca Juga: YAKUZA MANEGES Den Gus Thuba dengan Tokoh Ormas / LSM Besar di Indonesia Gelar Pertemuan Tertutup Tempati Ruang Khusus Kasatreskrim Polrestabes Surabaya