Example floating
Example floating
Metropolis

Gadis Rasa Janda, Stok Masih Ada 10.411 gadis, Usia 16 -18 Tahun, Minat ?

A. Daroini
×

Gadis Rasa Janda, Stok Masih Ada 10.411 gadis, Usia 16 -18 Tahun, Minat ?

Sebarkan artikel ini

Bogor, Memo.co.id
Gadis rasa janda. Ini fenomena yang ditunggu para bujangan, bahkan lelaki beristri sekalipun. Sedikitnya ada 10.411 gadis rasa janda masih berada di Cisarua Puncak Bogor, yang tersebar di 9 desa. Puluhan ribu gadis cantik itu menunggu Anda, untuk dijadikan pasangan suami. Mereka rata rata siap untuk nikah. Rata rata usia gadis tersebut antara 16 – 18 tahun.

Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu

Data ini diperoleh dari Kantor Urusan Agama Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor Jawa Barat. Menurut Kepala KUA Cisarua Ridwan, SH, sebanyak 10.411 wanita statusnya masih gadis dan mereka semua siap nikah. ” Mereka memang masih gadis, usianya masih sangat muda, antara 16 – 18 tahun. Hanya saja, mereka pernah nikah dalam ikatan kawin kontrak,” kata Ridwan.

Menurut Ridwan, mereka memang gadis yang sudah siap untuk nikah. Dalam KTP milik 10.411 gadis itu, semuanya masih mencantumkan identitas belum menikah. Tapi, mereka semuanya adalah janda dari ikatan kawin kontrak dengan ribuan touris yang berkunjung ke Puncak Bogor.

Baca Juga: Cek Fakta Ramai Soal THR ASN Tahun 2026 Cair Awal Ramadhan Begini Kata Pemkab Lumajang Untuk Berikan Kepastian Bagi Pegawai

Rata rata touris yang tinggal di Cisarua berasal dari Timur Tengah dan Tiongkok serta Korea. Touris touris itu lama menetap di Puncak Bogor menggunakan visa wisata. Mereka memang berkunjung menikmati panorama Puncak Bogor dan menempati di beberapa desa di kawan Puncak. Mereka sekaligus melaksanakan pernikahan dengan status kawin kontrak.

Pria Jomblo Berburu Gadis Untuk Dinikahi ?

Baca Juga: Dukung Kreativitas Reses di Dinoyo Sekolahan DPRD Surabaya Sosialisasikan Program Intervensi Gen Z Rp5 Juta Per RW Tahun 2026

Ribuan gadis belia, yang belum menikah itu kebanyakan tinggal di Kampung Cisampay Ds Tugu Selatan Kec Cisarua Puncak Bogor. Ribuan bahkan sepuluh ribu lebih gadis desa tersebut, sekarang ini hidupnya menjanda. Pasalnya, mereka telah ditinggal suami kontraknya. Semua gadis di Puncak itu memang janda, namun belum kawin. Mereka sudah ditingalkan suaminya lantaran memang sebelumnya dalam ikatan kawin kontrak.

“ Mengapa keberadaannya dibilang gadis rasa janda. Sebab, di desa ini banyak sekali dijumpai janda beridentitas KTP gadis. Para gadis belia itu umumnya sudah merasakan kawin kontrak. Karena malu KTP dibuat belum menikah,” kata Kepala KUA Cisarua, Ridwan.

Misalnya, salah satu diantara mereka ini bernama Nori Amalia . Dia mengaku masih karena perkawinannya dengan pria Arab hanya 8 bulan saja. “ Jika kawin kontrak tidak merubah status KTP. Status saya masih tetap gadis dong.” ujar wanita bertubuh sintal ini.

Nori Amalia jujur, kawin kontrak yang melibatkan gadis desa dengan pria Arab masih ada, meskipun tidak seramai dahulu. “ Klo dulu kawinnya dengan pria Timur Tengah. Sekarang ini yang ramai dengan warga Tiongkok dan Korea,” kata Nori Amalia. ( nu )