Example floating
Example floating
Peristiwa

Fenomena Lubang Amblas Gemparkan Warga, Pakar Geologi UGM Beberkan Ini

A. Daroini
×

Fenomena Lubang Amblas Gemparkan Warga, Pakar Geologi UGM Beberkan Ini

Sebarkan artikel ini
Fenomena Lubang Amblas Gemparkan Warga

 

Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum

Analisis Ahli Geologi Terkait Dampak Siklon Senyar

Munculnya lubang misterius berukuran raksasa atau sinkhole di Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat, baru-baru ini menyita perhatian publik dan kalangan akademisi.

Fenomena geologi yang terjadi secara mendadak di lahan pertanian warga ini memicu kekhawatiran terkait keamanan struktur tanah di wilayah tersebut.

Baca Juga: Duka Mendalam Bocah 8 Tahun Di Sampang Ditemukan Meninggal Di Bawah Jembatan Usai Dilaporkan Hilang Oleh Pihak Keluarga

Menanggapi hal tersebut, pakar dari Universitas Gadjah Mada (UGM) memberikan penjelasan ilmiah yang menitikberatkan pada kombinasi kondisi alam bawah tanah dan faktor cuaca ekstrem yang melanda wilayah Sumatra belakangan ini.

Prof. Wahyu Wilopo, pakar dari Departemen Teknik Geologi Fakultas Teknik UGM, menjelaskan bahwa pembentukan sinkhole di Sumatra Barat tidak terjadi secara kebetulan. Berdasarkan tinjauan geologi, wilayah tersebut memiliki satuan batuan gamping atau karst yang secara alami bersifat mudah larut oleh air.

Proses pelarutan ini membentuk rongga-rongga di bawah permukaan tanah selama periode yang sangat lama. Pemicu utama yang membuat rongga tersebut akhirnya runtuh dan membentuk lubang di permukaan adalah curah hujan yang sangat tinggi akibat Siklon Senyar yang terjadi pada November 2025 lalu.

Selain faktor alami batuan karst, erosi pada material vulkanik yang telah lapuk juga mempercepat proses ambruknya tanah.

Prof. Wahyu menambahkan bahwa aktivitas manusia, seperti eksploitasi air tanah yang berlebihan, dapat memperburuk kondisi ini.

Ketika muka air tanah turun drastis akibat disedot terus-menerus, rongga bawah tanah kehilangan tekanan penyangganya, sehingga struktur di atasnya menjadi tidak stabil dan rentan amblas. “Pencegahan secara total memang sulit dilakukan karena ini berkaitan dengan karakter geologi wilayah, namun mitigasi tetap bisa dijalankan,” tegasnya.

Langkah mitigasi yang mendesak dilakukan meliputi pemantauan geologi secara berkala dan pemetaan zonasi rawan bencana oleh pemerintah daerah.

Selain itu, pengendalian tata guna lahan harus diperketat, terutama di kawasan yang diketahui memiliki formasi batuan gamping. Sistem drainase juga memegang peranan vital; air hujan harus dialirkan dengan baik agar tidak meresap secara liar ke dalam tanah dan mempercepat proses pelarutan batuan bawah permukaan.

Masyarakat setempat, yang mengenal fenomena ini dengan istilah lokal “Sawah Luluih”, diharapkan tetap waspada dan proaktif melaporkan jika menemukan tanda-tanda awal amblasan tanah di sekitar lingkungan mereka.

Edukasi mengenai karakteristik tanah sangat diperlukan agar warga memahami risiko tinggal atau bertani di kawasan yang memiliki struktur bawah tanah berongga. Langkah-langkah preventif ini diharapkan dapat meminimalisir potensi kerugian materiil maupun korban jiwa di masa mendatang.

FAQ

Sinkhole adalah lubang pada permukaan tanah yang terbentuk akibat runtuhnya lapisan bawah tanah. Hal ini biasanya dipicu oleh pelarutan batuan kapur oleh air hujan atau adanya rongga bawah tanah yang tidak kuat lagi menahan beban di atasnya.

Penyebab utamanya adalah tingginya curah hujan akibat Siklon Senyar pada akhir 2025 yang mempercepat pelarutan batuan gamping dan erosi tanah di wilayah karst Nagari Situjuah Batua.

Secara teknis sulit diprediksi secara akurat kapan tepatnya tanah akan amblas, namun wilayah rawan bisa diidentifikasi melalui survei geologi untuk menentukan zonasi risiko.

Warga diimbau segera melapor ke pihak BPBD atau pemerintah nagari setempat dan menjauhi area lubang karena potensi perluasan diameter lubang masih bisa terjadi.