MEMO – Fenomena astronomi di bulan Februari ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengamat langit, dan menariknya, beberapa di antaranya bisa disaksikan tanpa alat bantu apapun. Menurut Thomas Djamaluddin, peneliti utama bidang astronomi di BRIN, fenomena tersebut layak untuk diperhatikan oleh siapa saja, bahkan bagi mereka yang hanya memiliki mata telanjang.
Pada pekan pertama Februari, tepatnya sekitar tanggal 6 hingga 7, akan ada hujan meteor Alpha Centauri yang bisa disaksikan di langit. Tidak hanya itu, pada tanggal 12 Februari, masyarakat dapat menikmati fenomena purnama yang dikenal dengan sebutan snow moon—bulan purnama yang datang di musim dingin dan memberikan cahaya terang yang khas.
Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum
Namun, yang lebih menakjubkan lagi adalah fenomena yang terjadi di akhir bulan, yaitu kemunculan tujuh planet yang dapat terlihat dalam satu malam. Thomas menyebutkan, “Februari kali ini cukup spesial, karena hampir seluruh planet dari delapan planet yang ada dapat terlihat pada satu malam.” Ini adalah kesempatan langka bagi siapa saja yang tertarik untuk mengamati langit.
Bagi para penggemar astronomi, tentu saja, menggunakan teleskop akan menambah pengalaman yang lebih mendalam. Dengan teleskop besar, pengamat bisa menyaksikan detail-detail menarik yang tidak terlihat dengan mata telanjang. Namun, meskipun teleskop dapat memberikan gambar yang lebih jelas, beberapa fenomena ini tetap bisa dinikmati tanpa peralatan khusus.
Thomas juga menekankan pentingnya peran komunitas astronomi dalam menyebarkan pengetahuan. Melalui komunitas-komunitas ini, masyarakat dapat ikut serta dalam pengamatan publik dan belajar lebih banyak tentang langit malam.












