Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
BLITAR

Fatatoh Ajak Masyarakat Lestarikan Tradisi Larung Sesaji sebagai Warisan Budaya

Prawoto Sadewo
×

Fatatoh Ajak Masyarakat Lestarikan Tradisi Larung Sesaji sebagai Warisan Budaya

Sebarkan artikel ini

Fatatoh menilai pelestarian budaya harus menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah maupun masyarakat. Oleh karena itu, ia berharap generasi muda juga ikut mengenal, mencintai, dan meneruskan tradisi tersebut agar tidak tergerus perkembangan zaman.

“Kami berharap tradisi seperti ini terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda. Jangan sampai budaya yang menjadi identitas daerah hilang karena kurang mendapat perhatian. Justru budaya lokal harus menjadi kebanggaan bersama,” ungkapnya.

Baca Juga: Samanhudi Nyatakan Mundur, Elim Gantikan Pimpin KONI Kota Blitar

Selain memiliki nilai budaya dan spiritual, Larung Sesaji juga dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah. Menurut Fatatoh, apabila dikemas dan dipromosikan dengan baik, tradisi tersebut mampu menarik wisatawan sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Tradisi budaya seperti Larung Sesaji memiliki daya tarik wisata yang luar biasa. Dengan pengelolaan yang baik, kegiatan ini dapat menjadi agenda budaya unggulan Kabupaten Blitar yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan sektor pariwisata,” jelasnya.

Baca Juga: Forum Hukum Nasional UNU Blitar: Diskusi Akademik Simpulkan Ketua KONI Merupakan Pejabat Publik

Ia juga menegaskan DPRD Kabupaten Blitar akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai upaya pelestarian budaya yang berkembang di tengah masyarakat.

“DPRD Kabupaten Blitar tentu mendukung setiap upaya pelestarian budaya lokal. Budaya adalah aset daerah yang nilainya tidak ternilai, sehingga harus kita rawat bersama sebagai warisan untuk anak cucu kita,” pungkasnya.

Baca Juga: SOBAT MBG Gelar Aksi Damai di Blitar, Dukung Keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis

Prosesi Larung Sesaji berlangsung dengan penuh khidmat, diawali doa bersama, kirab budaya, hingga pelarungan sesaji ke laut sebagai simbol rasa syukur atas hasil laut yang melimpah sekaligus doa agar masyarakat pesisir senantiasa diberikan keselamatan, keberkahan, dan kesejahteraan. Tradisi tahunan ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat serta menjaga eksistensi kearifan lokal yang menjadi ciri khas pesisir selatan Kabupaten Blitar.**