Hasilnya mengindikasikan keberadaan ‘mafia’ dalam proses penawaran impor minyak yang kompleks dan melibatkan pihak ketiga sebagai agen atau arranger.
Tim ini juga menemukan kebocoran informasi terkait spesifikasi produk dan estimasi pemilik sebelum tender. Dengan temuan ini, Tim merekomendasikan beberapa langkah, termasuk mengganti manajemen Petral dan ISC serta melakukan audit forensik untuk mengungkap potensi tindak pidana, terutama dalam praktek mafia migas.
Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan
Rekomendasi ini kemudian direspons oleh Menteri ESDM saat itu, Sudirman Said, dan Direktur Utama PT Pertamina, Dwi Soetjipto, dengan membekukan bisnis Petral pada Mei 2015 dan menugaskan lembaga audit Kordha Mentha untuk melakukan audit forensik terhadap Petral.
Selain kegiatan di dunia ekonomi, Faisal juga mencoba peruntungannya di dunia politik dengan mencalonkan diri sebagai gubernur DKI Jakarta pada tahun 2007 dan 2012, tetapi belum berhasil. Sebagai seorang yang aktif sebagai narasumber, ia sering berbicara mengenai isu-isu ekonomi, seperti APBN, utang pemerintah, dan pembangunan.
Baca Juga: Kabar Gembira Mei 2026: Intip Rincian Gaji dan Tunjangan Pensiunan PNS Golongan IIIb
Faisal juga memiliki website pribadi yang berisi tulisan-tulisan pemikirannya mengenai isu-isu ekonomi, termasuk hilirisasi, ekonomi politik, dan dampak korupsi terhadap negara.
Faisal Basri: Membongkar Mafia Migas dan Jejak Reformasi Ekonomi
Sebagai anggota Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi, Faisal Basri bersama tim Anti Mafia Migas berhasil mengguncang dunia bisnis minyak Indonesia dengan mengungkap praktik curang di Petral.
Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional
Rekomendasi tim, termasuk pembekuan bisnis Petral dan audit forensik, memberikan dampak besar dalam membersihkan sektor tersebut. Selain itu, upayanya dalam politik, meskipun belum membuahkan hasil, menunjukkan komitmennya terhadap perubahan.
Dengan aktivitasnya sebagai narasumber dan tulisan di situs pribadinya, Faisal terus menyuarakan isu-isu ekonomi krusial. Keseluruhannya, kontribusi dan tantangan Faisal Basri menciptakan narasi reformasi ekonomi yang patut dipahami dan diapresiasi.












