Program ini mencakup berbagai aspek penting, seperti pelatihan dan pengembangan keterampilan, peningkatan kualitas pengemasan produk, kemudahan perizinan dan sertifikasi, hingga penyelenggaraan workshop pemasaran digital.
Istri Bupati Kediri, Mas Dhito, ini berharap upaya-upaya tersebut dapat menjadi katalis bagi percepatan pertumbuhan usaha pelaku industri kreatif di Kabupaten Kediri, sekaligus membantu mereka bersaing di pasar yang lebih luas.
Baca Juga: Dikonfrontir 5 Kades, Nyali Camat Banyakan Kediri Hari Utomo, Ciut Tak Berkutik Ngaku Terima Suap
“Harapannya para pengrajin bisa lebih terampil dan kreatif dalam menciptakan produk-produk khas Kabupaten Kediri,” imbuhnya.
Instruksi serupa juga datang dari Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin, yang menekankan pentingnya kerajinan lokal Jawa Timur agar semakin kompetitif di kancah nasional maupun internasional. Arumi mengajak seluruh Dekranasda se-Jawa Timur untuk bersinergi.
Baca Juga: Camat Banyakan Akui Terima Uang Suap Pengisian Perangkat Desa Senilai Seratus Tiga Puluh Juta
“Peran seluruh Dekranasda itu tidak hanya menjaga eksistensi kerajinan lokal, tetapi yang lebih penting bagaimana mendorong kerajinan lokal bisa bersaing ke pasar yang lebih luas,” pesan Arumi Bachsin.
Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono, serta kepala OPD terkait dan bupati/wali kota se-Jawa Timur. (Adv/Kominfo)












