MEMO, Ponorogo – Babak baru kasus dugaan rasuah di Bumi Reyog akhirnya terkuak. Mantan orang nomor satu di legislatif Ponorogo periode 2019-2024 berinisial SN mendadak harus berurusan dengan jeruji besi. Ia resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam skandal korupsi tunjangan perumahan yang ditaksir merugikan negara hingga miliaran rupiah.
Penetapan status hukum ini dibenarkan oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo pada Kamis (6/8/2026). Sebelumnya, SN masih berstatus sebagai saksi sebelum penyidik menemukan bukti kuat yang menjeratnya.
Bola Panas Kerugian Negara
Usut punya usut, nilai kerugian negara dalam kasus ini tidak main-main. Angkanya menyentuh Rp3,6 miliar. Kepala Kejari Ponorogo, Zulmar Adhy Surya, menegaskan bahwa pihaknya kini tengah mematangkan koordinasi dengan lembaga audit guna memastikan angka pasti kerugian tersebut.
“Masih terus berjalan,” ucap Zulmar saat disinggung mengenai kelanjutan proses hukum. Ia mengisyaratkan bahwa penyidikan ini belum mencapai garis finis.
Peluang Tersangka Baru
Langkah Kejaksaan tidak berhenti pada satu nama saja. Saat ditanya soal kemungkinan adanya aktor lain yang terlibat, Zulmar tidak menutup peluang tersebut.
Menurutnya, “dalam perkembangannya nanti” penyidik akan melihat lebih jauh hasil pendalaman di lapangan. Fokus utama saat ini adalah merampungkan berkas perkara agar bisa segera dilimpahkan ke meja hijau.
Sejauh ini, total ada 54 orang yang sudah dipanggil untuk dimintai keterangan. Mereka terdiri dari puluhan anggota dewan, jajaran sekretariat DPRD, hingga pihak eksternal seperti KJPP dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Tak ketinggalan, keterangan ahli pidana serta administrasi negara pun telah dikantongi penyidik.
Penahanan Segera Dilakukan
Tak butuh waktu lama setelah statusnya ditingkatkan menjadi tersangka, SN langsung dijebloskan ke Rutan Kelas IIB Ponorogo. Ia bakal mendekam di sana selama 20 hari ke depan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Kasus ini menjadi tamparan keras bagi integritas lembaga legislatif di daerah. Publik kini menunggu apakah akan ada nama-nama lain yang menyusul SN ke dalam penjara atau justru drama hukum ini akan berhenti di sini.












