Example floating
Example floating
Metropolis

Duh, Kacau ! 70 Persen Pendapatan Warga Surabaya Turun

A. Daroini
×

Duh, Kacau ! 70 Persen Pendapatan Warga Surabaya Turun

Sebarkan artikel ini
70 Persen, Pendapatan Warga Surabaya Turun
70 Persen, Pendapatan Warga Surabaya Turun

Surabaya, Memo |

70 persen pendapatan warga Surabaya turun. Bahkan, ada sekitar 30 persen, pendapatan warga mengalami penurunan drastis mulai 50 persen sampai 70 persen. Dengan begitu, hampir 50 persen yang penmdapatannya hancur hancuran.

Baca Juga: Cek Fakta Ramai Soal THR ASN Tahun 2026 Cair Awal Ramadhan Begini Kata Pemkab Lumajang Untuk Berikan Kepastian Bagi Pegawai

Ini hasil survey mahasiswa Magister Managemen Unair, yang dipaparkan di depan Walikota Surabaya, Eri Cahyadi – Armuji.

Pemulihan Ekonomi jadi Urgen dengan bantuan Langsung Tunai dan Bantuan Korban Terdampak Pandemi

“Kondisi ini menjadi indikasi urgensi pada pemulihan ekonomi Surabaya di masa pandemi. Rekomendasi atas permasalahan ini adalah pemberian bantuan khususnya bantuan tunai langsung dan optimalisasi validitas data penerima bantuan atau korban terdampak pandemi menjadi faktor penting,” kata koordinator penelitian Irviene Maretha, Sabtu (5/6/2021).

Baca Juga: Dukung Kreativitas Reses di Dinoyo Sekolahan DPRD Surabaya Sosialisasikan Program Intervensi Gen Z Rp5 Juta Per RW Tahun 2026

Hasil Penelitian, Lapangan Kerja Kurang

Hasil penelitian juga menunjukkan, selama 100 hari pemerintahan Eri Cahyadi-Armuji, 34 persen warga Surabaya merasa lapangan kerja yang tersedia sangat kurang. Selain faktor pandemi COVID-19, kondisi ini juga karena ketidakseimbangan antara supply dan demand lapangan pekerjaan

“Untuk penyediaan lapangan kerja ini, rekomendasi yang diberikan adalah pemberian kemudahan perizinan. Terutama pada proyek padat karya. Kemudian implementasi proyek pemerintah padat karya yang dapat menyerap banyak tenaga kerja,” imbuh Irviene

Baca Juga: Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Direktur Operasi KAI Lakukan Inspeksi Lintas di Wilayah Daop 7 Madiun

Sebagian Warga Puji Jalan Sudah Bagus

Terkait infrastruktur jalan, Didik Prasetiyono, peneliti yang juga mahasiswa magister manajemen Unair ini menjelaskan, 93 persen warga setuju jalanan di Kota Surabaya sudah bagus. Hanya ada 7 persen yang tidak setuju. Begitu pula dengan dengan akses ke tempat tinggal, 91 persen juga sudah merasa bagus.

Separuh Warga Surabaya Anggap Banjir Bukan masalah

Terkait masalah banjir, lanjut Didik, 87 warga pernah mengalami banjir. Yang unik adalah, meski mengalami banjir 53 persen warga menganggap banjir hal yang biasa dan masih dalam tatan wajar. Sedangkan 42 persen warga tidak mempersoalkan masalah banjir tersebut.

“Soal banjir, hanya ada 5 persen yang merasa banjir sangat parah saat musim hujan dan mengesalkan hati. Oleh karena itu, rekomendasi terhadap isu banjir ini adalah pengaturan drainase yang terintegrasi dan pembangunan rumah pompa di daerah rawan banjir,” ujar Didik yang saat ini menjabat Direktur Operasi PT SIER.

90 Persen warga Inginkan Kelonggaran Namun Jaga Prokes

Meski saat ini pandemi COVID-19 belum berakhir, 90 persen warga ingin kelonggaran semua sektor. Namun tetap dengan protokol kesehatan. “Kerja keras Pak Eri Cahyadi dan Pak Armuji untuk menangani pandemi COVID-19 juga mendapat apresiasi dari masyarakat. Sebanyak 81 persen warga merasa puas terhadap penanganan pandemi COVID-19 yang dilakukan Pemkot Surabaya,” tandas Didik.

Diketahui, survei ini dilaksanakan pada 15-25 Mei 2021, dengan menggunakan metode multistage random sampling dengan 100 responden. Margin of error sebesar kurang lebih 4 persen dan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.( ed ) .