Example floating
Example floating
TRENGGALEK

DPRD Kritik Masalah Sampah di Trenggalek, Saat Klaim Kerja Sama Hanya ‘Omong Kosong’

A. Daroini
×

DPRD Kritik Masalah Sampah di Trenggalek, Saat Klaim Kerja Sama Hanya ‘Omong Kosong’

Sebarkan artikel ini
DPRD Kritik Masalah Sampah di Trenggalek

Trenggalek, Memo

Aroma kritik tajam kini menyelimuti gedung DPRD Trenggalek, mengalahkan bau tumpukan sampah yang menjadi pokok perdebatan. Komisi II DPRD Trenggalek secara terbuka melayangkan protes keras kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek. Objek kritik kali ini bukan soal anggaran, melainkan isu krusial yang menyentuh hajat hidup orang banyak: pengelolaan sampah.

Baca Juga: Arena Sabung Ayam Muncul Lagi di Trenggalek, Warga Resah: Dekat Masjid, Ramai Sampai Larut

Kekecewaan dewan memuncak saat mendapati klaim Pemkab mengenai kerja sama pengelolaan sampah ternyata hanya “omong kosong” belaka. Sebuah frasa pedas yang mengindikasikan jurang lebar antara rencana di atas kertas dan realita di lapangan.

Ketua Komisi II DPRD Trenggalek, Muhammad Hasyim Asy’ari, dengan nada tegas menyoroti janji-janji Pemkab terkait kerja sama dengan pihak ketiga untuk pengelolaan sampah. Hasyim menuturkan bahwa Pemkab sebelumnya telah gembar-gembor akan ada kerja sama yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas penanganan sampah. Namun, kenyataan pahitnya, kerja sama tersebut tidak pernah terwujud.

Baca Juga: Sudah Pernah Ditutup, Arena Judi Trenggalek Kembali Buka Seolah Tanpa Takut

“Ini kan omong kosong. Dulu Pemkab menyampaikan jika akan ada kerja sama dengan pihak ketiga, tapi faktanya nihil,” tukas Hasyim, menunjukkan betapa janji-janji itu telah menjadi bumerang bagi Pemkab.

Hasyim juga menambahkan bahwa Komisi II telah mencoba menelusuri tindak lanjut dari kerja sama ini, namun nihil hasil. Informasi yang didapat selalu seragam: perjanjian kerja sama tersebut belum ada dan bahkan belum sampai di meja DPRD. Ini menimbulkan tanda tanya besar tentang keseriusan Pemkab.

Baca Juga: DPRD Trenggalek dan FKB Syukuran Penganugerahan Pahlawan Gus Dur