Ngawi, Memo |
Ditinggal tarawih bersama keluarganya, rumah milik Subandi, masyarakat Dusun Parang Kecamatan Cadas, Ngawi. Rumahnya, amblas dilalap si jago merah dikala ditinggal bersama keluarga sholat tarawih pada Sabtu, 17 April 2021, malam.
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
Kapolsek Cadas AKP Juwahir, membanarkan kejadian terbakarnya salah satu warga di Desa Parang. Petugas dari Polsek sudah berkoordinasi dengan pihak pemadam kebakaran, dan membantu melakukan evakuasi serta melakukan penyelidikan di sekitar TKP, tempat kejadian.
â Dari hasil keterabngan saksi, yaitu pemilik rumah bernama Subandi, bersama keluarganya, mereka berangkat sholat tarawih. Akan tetapi, sesudah diberitahu , korban bergegas kembali serta mengalami dapurnya terbakar hebat,â tutur Kepala Kepolisian Sektor Cadas AKP Juwahir .
Kapolsek dan personilnya, seusai mendapat laporan dari warga , langsung mengarah lokasi serta koordinasi dengan damkar. ” Saat itu juga, kami koordinasi dengan pemadam kebakaran ( damkar ), setelah tiba di lokasi serta melakujkan pembasahan, api sukses di padamkan,â jelasnya.
Beliau menambahkan, api membengkak sampai kemudian merambat ke rumah kandang lembu. Masyarakat sekitarpun bergotong- royong mematikan api. Setelah itu, oleh masyarakat di laporkan ke kasun serta setelah itu melapor ke Kepolisian Sektor Cadas.
Sesudah dilakukan pembasahan, polisi langsung melaksanakan olah TKP. Polisi pula mengamankan barang bukti yang diprediksi jadi pemicu kebakaran.
â Diprediksi api dari percikan api dari dekat kandang kemudian membesar serta membakar asbes serta isi rumah belakang. Beruntung tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini tetapi kerugian ditafsir menggapai 50juta,â tandasnya












