Diterpa Pandemi, Bisnisnya Bangkrut, Kini Jualan Sembako Fress Food

  • Whatsapp
Diterpa Pandemi Covid, Bisnis Bangkrut, Kini Mulai Bisnis Sembako dan Lauk Segar
Diterpa Pandemi Covid, Bisnis Bangkrut, Kini Mulai Bisnis Sembako dan Lauk Segar

Kudus, Memo
Diterpa pandemi bisnisnya bangkrut. Kini bangkit lagi dengan jualan Sembako dan makanan Fress Food. Pandemi Covid, merubah tatanan usaha kecil menengah. Resa Desiana, ( 32 tahun ) pemilik Bakso King, sejak wabah corona masuk Indonesia, pendapatan Bakso King terus merosot.

Ada titik dimana, penghasilannya, tidak cukup membeli bahan menntah bakso. Gerai bakso itu bajgkrut diterjang masa pandemi covid.

Bacaan Lainnya

Berada di Jalan Kudus– Jepara, tepatnya selatan lampu merah Yakis, Garunglor Kec Kaliwungu,Kudus terlihat bangunan semi permanen beratap galvalum. Di bagian depan, terbentang tulisan Bakso balungan dan mie ayam ceker. Tempat tersebut, awalnya gerai Bakso King yang sudah tutup, imbas dari pandemi covid.

“ Semenjak ada corona omzet Bakso King turun menerus. Kemudian bangkrut. Dengan terpaksa aku menutup seluruh warung bakso yang ku memiliki,” ucap wanita itu.

Warga Panjunan, Kecamatan Kota, Kudus itu mengaku sempat memiliki 8 warung bakso yang tersebar di Kudus, Demak, serta Jepara. Semuanya gulung tikar , kala virus Covid- 19 , menjadi pandemi di Indonesia.

“ Dampaknya, saya banyak hutang di bank. Saya stress, serta nangis terus. Bahkan, sempat menutup diri dari pergaulan, dan rendah diri bertemu orang,” urai Resa.

Tetapi, katanya lagi, saat menutup diri dan merenung, dia kasihan dengan karyawannya. Jika ia yang memiliki usaha dapat terimbas, apalagi karyawannya, yang selama ini tergantung pada bisnisnya. Semenjak seperti itu Resa mulai berfikiran buat merintis usaha lagi.

loading…

Ia juga berterus terang memeras otak, usaha apa yang sesuai di saat virus corona ini. Akhirnya, ketemu ide jualan sembako serta berbagai macam ikan dan daging fresh. Alasanynya, sembako serta ikan dan daging pasti tetap diperlukan warga. Apalagi, jiika harganya murah, pasti laris.

“ Betul saja, berbagai sembako dan dan lauk pauk fresh laku dijujal dan laris. Apalagi dia punya pelangganj, tidak cuma orang Kudus saja, melainkan juga dari Jepara,” ucap Resa.

Wanita yang memiliki 6 anak itu mengatakan, menjual bermacam macam sembako serta lauk fresh dengan harga di bawah pasar. Antara lain, daging ayam, daging sapi, daging kerbau, telur, berbagai macam ikan laut. Terdapat pula sempolan, adonan bakso ayam serta bakso sapi.

“ Kita juga sediakan minyak goreng, serta berbagai macam buah di antaranya, pisang, semangka dan melon,” jelas wanita berkaca mata itu.

Ia berterima kasih, barangan yang dijualnya laris manis diserbu pembeli. Alhasil ia tidak sampai merumahkan karyawannya. Dan dapat melunasi gaji mereka yang tertunggak.

“ Pastinya pula dapat buat bertahan hidup serta dapat buat menghidupi keluarga. Mudah- mudahan saja jualan aku kian lancar serta laris,” harap Resa yang diamini oleh pekerjanya.

Pengalaman bangkrut di saat pandemi covid 19, memberi pelajaran bagaimana wanita itu harus menjalankan binsis tetap bertahan di tengah krisis pandemi covid 19. ( adg )

Pos terkait