Example floating
Example floating
KEDIRI RAYA

Detik-Detik Pencurian Motor dan Penangkapan Pelaku di Kota Kediri

Avatar
×

Detik-Detik Pencurian Motor dan Penangkapan Pelaku di Kota Kediri

Sebarkan artikel ini
Detik-Detik Pencurian Motor dan Penangkapan Pelaku di Kota Kediri

Kediri, Memo
Sial tak dapat ditolak. Begitulah yang dialami Nur Meydah Dayranti (22), warga Mojosari, Kediri, saat motor kesayangannya raib dari sebuah rumah kos.

Aksi pencurian yang terjadi di Jalan Dandangan, Kediri Kota, ini menjadi pengingat betapa rentannya kendaraan bermotor tanpa pengawasan ketat. Namun, kisah ini berakhir manis setelah polisi berhasil membekuk pelaku.

Baca Juga: Sidang Korupsi Perangkat Desa Kediri Ungkap Skema Aliran Dana Haram Melibatkan Puluhan Camat

Kapolsek Kediri Kota, Kompol Ridwan Sahara, menjelaskan kronologi kejadian. Pada Rabu (6/8/2025), korban bersama temannya, Bahrul Alamsyah, berangkat kerja. Bahrul mengantarkan Nur ke Kediri Town Square (Ketos) sebelum kembali ke kos untuk memarkir motor Honda Vario AG 6494 GL sekitar pukul 12.00 WIB.

Tanpa disadari, Bahrul meninggalkan motor tersebut dan berjalan kaki kembali ke Ketos 15 menit kemudian. Saat ia kembali ke kos sekitar pukul 16.00 WIB untuk istirahat, ia tidak terlalu memperhatikan motornya. Barulah setelah Nur Meydah pulang, mereka berdua menyadari motor itu sudah lenyap dari parkiran. Kerugian yang dialami Nur mencapai Rp 14 juta.

Baca Juga: Respon Aduan Masyarakat, Saluran Irigasi di Kelurahan Ngampel Sepanjang 115 Langsung Direhab Pemkot Kediri

Korban segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Kediri Kota. Dengan sigap, tim Reskrim Polsek langsung melakukan penyelidikan. Hanya butuh beberapa hari, polisi berhasil mengantongi identitas pelaku dan melacak keberadaannya di sebuah kafe di Kelurahan Banjaran, Kediri.

Tanpa membuang waktu, polisi langsung bergerak dan berhasil mengamankan pelaku berinisial MRA (19), warga Patianrowo, Nganjuk, tepat saat ia baru tiba di tempat kerjanya. Kini, MRA dan barang bukti sudah dibawa ke Mako Polsek Kediri Kota untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Baca Juga: Kepala Dinas Perhubungan Kediri Nizam Subekti Terima Suap 120 Juta, Eks Camat Pare Mengelak