Example floating
Example floating
BLITAR

Deteksi Dini Penyakit Penting, Nurhadi Ajak Masyarakat Blitar Rutin Skrining Kesehatan

Prawoto Sadewo
×

Deteksi Dini Penyakit Penting, Nurhadi Ajak Masyarakat Blitar Rutin Skrining Kesehatan

Sebarkan artikel ini

“Pengobatan pada tahap awal biasanya lebih sederhana dan tidak memerlukan prosedur yang kompleks. Biayanya juga jauh lebih ringan dibandingkan jika penyakit sudah berkembang menjadi stadium lanjut,” tambahnya.

Lebih lanjut, Nurhadi menyebut bahwa skrining kesehatan juga berfungsi untuk mengidentifikasi berbagai faktor risiko yang sering kali tidak disadari oleh masyarakat, seperti tekanan darah tinggi maupun kadar gula darah yang melebihi batas normal.

Baca Juga: Sidak TKP2OM di Blitar Kota, Kapolres Pastikan Keamanan Produk untuk Masyarakat

“Melalui skrining rutin, kita bisa mengetahui potensi risiko kesehatan sebelum gejala muncul. Dari situ masyarakat bisa mulai menyesuaikan pola hidup, menjaga pola makan, serta meningkatkan aktivitas fisik,” terangnya.

Ia pun mendorong masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas layanan kesehatan yang tersedia, termasuk program pemeriksaan kesehatan di puskesmas maupun fasilitas kesehatan lainnya.

Baca Juga: Dampingi Megawati Ziarah Makam Bung Karno, Supriadi Tekankan Ketahanan Pangan dan Larang Kader PDIP Terlibat MBG

“Jangan takut untuk memeriksakan diri. Justru dengan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan atau medical check-up, kita bisa memastikan kondisi tubuh tetap terjaga,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan dari Kementerian Kesehatan dalam kesempatan tersebut turut menegaskan bahwa kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan budaya hidup sehat.

Baca Juga: Siap Pimpin PKB Kota Blitar, Totok Beberkan Strategi Menuju 2029

Menurutnya, upaya promotif dan preventif seperti deteksi dini penyakit merupakan langkah strategis untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

“Pemerintah terus mendorong masyarakat agar lebih aktif menjaga kesehatan melalui pola hidup sehat, pemeriksaan rutin, serta memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia,” ungkapnya.

Kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung interaktif. Sejumlah warga memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan berbagai pertanyaan seputar layanan kesehatan, mulai dari akses pemeriksaan hingga penanganan penyakit kronis.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya deteksi dini penyakit sebagai langkah awal menjaga kualitas hidup sekaligus mencegah risiko penyakit yang lebih berat di kemudian hari.**