Example floating
Example floating
Peristiwa

Demo UU TNI Berdarah, Banyak Korban Berjatuhan

Avatar
×

Demo UU TNI Berdarah, Banyak Korban Berjatuhan

Sebarkan artikel ini

MEMO – Aksi unjuk rasa yang digelar di Kota Malang untuk menyuarakan penolakan terhadap pengesahan Undang-Undang TNI berakhir dengan bentrokan antara demonstran dan aparat keamanan pada Minggu (23/3/2025) malam. Akibat dari bentrokan yang tidak terhindarkan ini, sejumlah demonstran dilaporkan mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

LBH Malang dan Aliansi Suara Rakyat (ASURO) melaporkan bahwa setidaknya tiga orang telah ditangkap oleh pihak berwenang, dan antara 8 hingga 10 orang lainnya masih belum diketahui keberadaannya pasca-aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Kota Malang tersebut.

Baca Juga: H+2 Lebaran, Meski Ramai dan Padat Situasi Jalan Doho Termasuk Stasiun KA Kediri Tetap Lancar, Begini Penjelasan Polisi

Selain itu, seorang demonstran dilaporkan mengalami luka yang cukup serius akibat insiden tersebut. Bahkan, diperkirakan ada sekitar 6 hingga 7 orang dari massa aksi yang terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Menurut pengakuan dari beberapa demonstran yang terlibat dalam aksi tersebut, area aman (*safe zone*) yang seharusnya menjadi tempat berlindung dan berisi tim medis beserta peralatannya, juga tidak luput dari tindakan represif aparat. Lebih lanjut, belasan kendaraan bermotor yang diparkir di sekitar area SMAN 4 Kota Malang diamankan dan dibawa ke Polresta Malang Kota.

Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum