Example floating
Example floating
Humaniora

Dapat Motivasi dari Gus Rofik Kediri, Mantan Anak Punk Ini Berangkat Haji

Avatar
×

Dapat Motivasi dari Gus Rofik Kediri, Mantan Anak Punk Ini Berangkat Haji

Sebarkan artikel ini
Mantan Anak Punk Kini Naik Haji.

Menjalankan rukun Islam beribadah haji tak pernah tebersit dari pikiran Fatchul Supriyanto. Sulung dari 2 bersaudara ini ditetapkan jadi pewaris pengganti haji bapaknya yang sudah meninggal dunia satu tahun lalu.

Fatchul, sebagai Calon Jamaah Haji yang bergabung dalam kelompok terbang (kloter) 03. Pergi haji, papar eks anak Punk ini jadi cambukan besar buat dirinya sendiri untuk dapat berubah jadi lebih baik, dalam soal beribadah atau muamalah lainnya.

Baca Juga: Sinergi LDII dan Ponpes Wali Barokah Kediri Wujudkan Kesalehan Sosial Melalui Santunan Anak Yatim dan Dhuafa

Semenjak dianya dipastikan sebagai pewaris pengganti haji, Fatchul mulai cari kyai dan gus dari pesantren di wilayah Kediri untuk memberikannya semangat.

Gus Rofik Kediri, salah satunya Gus sebagai referensi Fatchul memotivasinya dalam kata ” Lebih bagus jadi bekas preman, dibanding jadi bekas ustad”

Baca Juga: Viral Pemudik Nyasar ke Sawah Sleman Akibat Navigasi Digital Jalur Alternatif Dihapus

Sempat terlintas ketakutan dalam dianya akan dosa-dosanya di masa muda. “Ya, sempat takut ucapnya ada balasan pas di Mekkah, tetapi ya jika niat kita ingin berubah jadi baik, mengapa tidak,” ujarnya.

Pria kelahiran Lamongan 33 tahun lalu ini pun lantas bercerita kehidupan di waktu lalunya. Setelah menamatkan pendidikan SLTA, pria yang sekarang profesinya sebagai anggota TNI AD ini tergabung dengan anak-anak punk yang ada diwilayahnya.

Baca Juga: Dari Blitar Berprestasi, Kini Muklisin Buka Babak Baru Kolaborasi di Banyuwangi

“Namanya umur muda, saya ingin cari jati diri. Saya turut tergabung dengan anak punk. Jadi salah pergaulan,” ungkapkan lelaki yang baru 2 tahun kemarin melepaskan masa lajangnya.

Walau tergabung dengan barisan anak jalanan, Fatchul mengucapkan syukur dianya dahulu tidaklah sampai menindik, mentato sisi dari badannya, atapun mencicip narkoba.