Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
inspirasi

Cara Mengolah Daging Kurban Agar Tidak Terasa Amis dan Lezat

Avatar
×

Cara Mengolah Daging Kurban Agar Tidak Terasa Amis dan Lezat

Sebarkan artikel ini
Cara Mengolah Daging Kurban Agar Tidak Terasa Amis dan Lezat

MEMO, Jakarta: Memasuki Hari Raya Iduladha, daging sapi dan kambing menjadi primadona dalam hidangan yang disajikan.

Namun, banyak yang masih bingung tentang cara mengolah daging kurban dengan benar agar tidak terasa amis dan tetap lezat saat disantap.

Baca Juga: JUMAT BERSIH SMPN 1 Grogol Libatkan Seluruh Warga Sekolah

Untuk mengatasi hal tersebut, terdapat beberapa tips yang perlu diperhatikan dalam proses pengolahan daging kurban.

Dari penggunaan perasan jeruk nipis hingga membungkus dengan daun pepaya, ikuti langkah-langkah berikut untuk mendapatkan hidangan daging kurban yang sempurna.

Baca Juga: Syawalan 1447 H di Ponpes Wali Barokah, Dandim 0809/Kediri Pesankan Ini

Mengapa Mencuci Daging Kambing Sebelum Mengolahnya Bisa Membuat Aroma Menyengat?

Hari Raya Iduladha dikenal dengan adanya daging sapi dan kambing hasil kurban.

Namun, banyak orang masih bingung tentang cara memasaknya dengan benar.

Baca Juga: Silaturahmi Syawal 1447 H Ponpes Wali Barokah Giliran Dikunjungi Mbak Wali dan Wawali Kota Kediri, Begini Keseruannya,,,

Dalam mengolah daging kurban, diperlukan cara yang tepat agar tidak terasa amis ketika disantap. Beberapa tips yang bisa Anda coba adalah menambahkan perasan jeruk nipis, membungkus dengan daun pepaya, dan tidak mencuci daging sebelum dimasak.

Daging kurban, terutama daging kambing, memiliki aroma amis yang khas. Jika tidak diolah dengan benar, aroma dan rasa masakan dapat menjadi kurang sedap.

Berikut ini adalah cara mengolah daging kurban yang dapat Anda coba. Tips ini dirangkum dari berbagai sumber:

  1. Tidak Mencuci Daging

Banyak orang biasanya mencuci daging sebelum memasaknya agar lebih bersih. Namun, hal ini tidak berlaku untuk daging kambing.

Mencuci daging kambing sebelum memasaknya justru dapat membuat aroma prengusnya semakin kuat.

Selain itu, mencuci daging kambing sebelum memasaknya juga dapat membuat daging menjadi lebih keras.

Sebaiknya, masukkan daging ke dalam wadah berisi air rebusan yang sudah ditambahkan bumbu rempah.

  1. Masak dengan Suhu yang Tepat

Daripada mencuci daging, memasaknya dengan suhu yang tepat adalah cara yang lebih baik untuk membunuh bakteri.

Daging sapi, kambing muda, dan domba harus dimasak hingga mencapai suhu sekitar 63 derajat Celsius.

Panaskan sisa makanan hingga mencapai suhu 70 derajat Celsius sebelum dikonsumsi, atau langsung masak daging dengan menu masakan yang diinginkan.

Menghindari Kontaminasi Silang: Menggunakan Talenan dan Pisau Terpisah dalam Mengolah Daging Kurban

  1. Gunakan Talenan dan Pisau Terpisah

Pastikan untuk menggunakan dua talenan dan pisau yang terpisah agar tidak terjadi kontaminasi antara daging dan makanan lainnya.

Satu pisau dan talenan digunakan khusus untuk daging mentah, sedangkan pisau dan talenan lainnya untuk buah-buahan dan sayuran.

Atau, Anda dapat mencuci talenan dan pisau secara menyeluruh sebelum beralih dari daging ke sayuran atau sebaliknya.

  1. Menambahkan Perasan Jeruk Nipis

Untuk menghilangkan aroma prengus yang tidak sedap, Anda dapat menggunakan air perasan jeruk nipis.

Air ini juga dapat membantu menghilangkan bakteri.

Caranya adalah dengan melumuri seluruh permukaan daging dengan air perasan jeruk nipis, lalu biarkan selama sekitar 30 menit sebelum dimasak.

  1. Bungkus Menggunakan Daun Pepaya

Selain bisa diolah menjadi masakan yang sehat, daun pepaya juga dapat membantu menghilangkan aroma prengus pada daging kambing.

Caranya adalah siapkan daun pepaya secukupnya, lalu bungkus dan remas daging kambing selama sekitar 60 menit sebelum dimasak.

Tidak hanya menghilangkan aroma prengus, daun pepaya juga dapat membuat daging menjadi lebih empuk.

Hal ini diyakini oleh banyak orang secara umum.

Dalam mengolah daging kurban, langkah-langkah yang tepat sangat penting untuk menghasilkan hidangan yang lezat dan bebas dari aroma amis.

Mencuci daging sebelum memasaknya sebaiknya dihindari, dan sebaliknya, daging kambing dapat direndam dalam air rebusan yang sudah ditambahkan bumbu rempah.

Memasak daging pada suhu yang tepat juga penting untuk memastikan kematian bakteri yang ada. Selain itu, penggunaan talenan dan pisau terpisah dapat mencegah kontaminasi silang antara daging dan makanan lainnya.

Tambahkan perasan jeruk nipis untuk menghilangkan aroma prengus yang tidak sedap, dan bungkus daging dengan daun pepaya untuk mengurangi bau prengus dan membuat daging lebih empuk.

Dengan mengikuti tips dan langkah-langkah ini, Anda dapat mengolah daging kurban dengan sempurna dan memanjakan lidah keluarga dan tamu saat merayakan Hari Raya Iduladha.