Example floating
Example floating
BLITAR

Bupati Blitar Tekankan Tata Kelola dan Manajemen Risiko di RUPS BPR Penataran

Prawoto Sadewo
×

Bupati Blitar Tekankan Tata Kelola dan Manajemen Risiko di RUPS BPR Penataran

Sebarkan artikel ini

Blitar memo.co.id

Bupati Blitar Rijanto menekankan pentingnya penguatan tata kelola perusahaan dan manajemen risiko dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun 2026 PT BPR Penataran Kabupaten Blitar Perseroda yang digelar di Ruang Candi Simping Kantor Bupati Blitar, Rabu (25/2/2026).

Baca Juga: Deteksi Dini Penyakit Penting, Nurhadi Ajak Masyarakat Blitar Rutin Skrining Kesehatan

RUPS tersebut dihadiri Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansyah, Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, Staf Ahli Bupati, Asisten II Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Bagian Perekonomian, Komisaris dan Direktur PT BPR Penataran, serta para pemegang saham.

Dalam arahannya, Bupati Rijanto menyampaikan apresiasi atas kinerja jajaran PT BPR Penataran yang dinilai terus menunjukkan perkembangan dari tahun ke tahun.

Baca Juga: Berbagi di Bulan Ramadan, Polsek Sananwetan Bagikan Takjil untuk Pengendara

Meski demikian, ia mengingatkan agar perusahaan daerah tersebut terus meningkatkan prinsip good corporate governance dan memperkuat manajemen risiko, terutama dalam penyaluran kredit.

Menurutnya, langkah tersebut penting guna meminimalisir potensi kredit bermasalah yang dapat berdampak pada kondisi permodalan dan likuiditas perusahaan. Dengan tata kelola yang baik dan manajemen risiko yang terukur, BPR Penataran diharapkan mampu tumbuh lebih sehat dan berkelanjutan.

Baca Juga: BGN Turun Tangan, Puluhan SPPG di Blitar Raya Ditutup Karena Tak Penuhi Standar

Sementara itu, Direktur PT BPR Penataran Sahrial Amri, S.T dalam paparannya menyampaikan laporan keuangan sekaligus rencana strategis tahun 2026.

Beberapa agenda prioritas meliputi pemenuhan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) sesuai regulasi, pembukaan Kantor Kas di Sutojayan dan Kesamben, pengembangan aplikasi digital PASku melalui layanan QRIS dan Withdrawal, penguatan pembiayaan sektor UMKM, serta upaya menjaga stabilitas likuiditas.

Wakil Bupati Beky Herdihansyah turut menyoroti masih adanya kredit bermasalah yang perlu ditangani secara optimal. Ia mendorong langkah penyelesaian, termasuk melalui mekanisme lelang, agar modal dapat kembali dan penyaluran kredit berjalan lebih lancar.

Pemerintah Kabupaten Blitar berharap PT BPR Penataran dapat terus meningkatkan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Blitar.**