Banyuasin, Memo.co.id
Bripda Azan Fikri, bunuhdiri di dalam mobil dengan cara menembak kepalanya sendiri, tak jauh dari calon istrinya. Dia tewas dalam kondisi kepalanya tertembus peluru. Bahkan, peluru dari senjata api miliknya menembus kaca mobil Mobilio bernopol BG 16JF hingga pecah.
Bribda Azan Fikri diduga menembakan senpi berjenis revolver ke arah kepala sebelah kanan dan menembus kaca mobil sebelah kiri.
Informasinya, sebelum korban tewas, malam itu ia sempat mengantarkan calon istrinya yakni RS (25) ke Dusun VI Rawa Bening Desa Tri Tunggal Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Banyuasin.
Baca Juga: Sembunyian Aib, Camat Banyakan Hari Utomo Serahkan Uang Suap ke Kejaksaan
Usai mengantar calon istri, sekitar 30 meter dari rumah RS terdengar suara letusan senjata api. Masyarakat yang mendengar letusan tersebut mencari asal mula suata tersebut. Setelah dicari ternyata sesorang telah tewas meninggal dunia dengan memegang senjata api.
Berdasarkan informasi yang dihimpun warga dusun VI Rawa Bening Desa Tri Tunggal yang sedang jaga malam, mendengar bunyi letusan senpi sebanyak 1 (satu) kali, namun warga tidak mengetahui asal tembakan. Baru saat pagi hari, Azan ditemukan tak bernyawa di dalam mobilnya yang berjarak kurang lebih 30 meter dari rumah RS.
Baca Juga: Menteri Imigrasi Diminta Pimpin Investigasi Dugaan Kekerasan Oknum Petugas Lapas Kediri
Dia neninggalkan pesan di laman Facebooknya. Akun Facebook bernama Azan Fikri mengunggah status bertuliskan ” Maaf atas semuannya selamat tinggal”.
Status ini pun mengundang komentar beragam dari kerabat azan.
@levi alil budi: Ya allah zan inilah status trakhr u .. tak nyangke u cepet ninggalke dunia ini … smoga amal ibadah u diterima di sisi Allah SWT.
@priyagung aditama: Why ..? Berat untuk menerimanya…kami ikhlas. @Trichi Devi: Ya Allah .. ini status terakhir nya 13 jam yang lalu… ap bener2 sudah tau ajalnya… semoga husnul khotimah.
Kapolres Muba AKBP Rahmat Hakim SIK, melalui Kabag Ops Polres Muba Kompol Erwin Syahputra Manik, membenarkan atas kejadian tersebut. Namun pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait anggota yang tewas bunuh diri. “Saat ini anggota kita sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Tungkal Ilir, Kabupaten Banyuasin,” ujarnya ( ed )












