MEMO – Black Steel FC Papua kembali menunjukkan dominasi mereka di Pro Futsal League (PFL) 2024-2025 setelah berhasil menumbangkan Cosmo JNE Jakarta dengan skor meyakinkan 4-1 di GOR Istora Papua Bangkit, Sabtu (22/2/2025).
Kemenangan ini tak lepas dari strategi matang yang diterapkan oleh pelatih Sergio Lacerda. Menurutnya, timnya telah menganalisis gaya permainan lawan melalui video pertandingan, sehingga mampu menyusun taktik yang efektif untuk menembus pertahanan Cosmo.
“Kami sudah mempelajari pola permainan Cosmo. Mereka lebih banyak bertahan, sehingga kami harus lebih sabar membongkar pertahanan mereka,” ujar Sergio dalam wawancara di PFL Official.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Black Steel langsung menguasai jalannya pertandingan dengan permainan cepat dan operan akurat. Namun, Cosmo JNE yang dipimpin Motonori Baba tampil solid di lini belakang dan berhasil meredam serangan tuan rumah.
Kejutan terjadi di menit ke-16, ketika Reza Yamani sukses membawa Cosmo JNE unggul 1-0 melalui serangan balik yang dieksekusi dengan sempurna. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan dua menit, karena Kris Daniel Yeimo langsung mencetak gol penyama kedudukan untuk Black Steel.
Memasuki babak kedua, Black Steel tampil lebih agresif dan meningkatkan intensitas serangan. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-24, ketika Adityas Priambudi Wibowo mencetak gol dan membawa tuan rumah unggul 2-1.
Baca Juga: Persik Kediri Anggap Laga Kontra Persebaya di Gresik sebagai Titik Balik Wajib Menang
Kepercayaan diri Black Steel semakin meningkat setelah sukses membalikkan keadaan. Mereka terus menekan dan kembali memperlebar jarak lewat gol dari Pieter Everardus Masriat, sebelum Wendy Brian Lindrey Ick menutup laga dengan skor 4-1.
Pelatih Cosmo JNE, Motonori Baba, mengakui bahwa kesalahan individu menjadi faktor utama yang membuat timnya kalah telak. Ia menilai bahwa timnya tampil cukup baik di babak pertama, namun kehilangan konsentrasi di babak kedua.
“Kami kehilangan beberapa pemain kunci, tapi yang lebih merugikan adalah kesalahan individu yang membuat kami kebobolan lebih banyak,” kata Baba.
Menurutnya, timnya sebenarnya sudah berusaha bermain lebih hati-hati setelah unggul lebih dulu. Namun, saat mulai mengambil risiko dengan mencoba menyerang lebih agresif, Black Steel justru memanfaatkan celah itu untuk melancarkan serangan balik yang berujung gol tambahan.
“Bukan soal taktik, tapi lebih kepada kelengahan pemain. Kekalahan ini menjadi pelajaran penting bagi kami agar lebih disiplin dalam pertandingan berikutnya,” tambahnya.
Dengan kemenangan ini, Black Steel semakin percaya diri menghadapi laga berikutnya, sementara Cosmo JNE harus segera melakukan evaluasi agar bisa kembali bersaing di papan atas klasemen.












