Memo.co.id |
Bencana besar festival api unggun, sebanyak 44 orang tewas. Tewasnya 44 orang dalam gestival keagamaan di Israil, akibat massa berdesak desakan. Perdana Menteri Benyamin Netanyahu, menyebut insiden itu sebagai bencana besar.
44 orang tewas akibat berdesakan dalam festival keagamaan di Israel. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menggambarkan insiden di festival api unggun itu sebagai ‘bencana besar’.
Petugas medis mengkonfirmasi puluhan orang terluka dalam festival Lag BaOmer yang digelar di utara Gunung Meron, di mana puluhan ribu ultra ortodok Yahudi berkumpul di sebuah makam abad ke-2 untuk berdoa dan berdansa semalaman.
Insiden di festival keagamaan yang dihadiri oleh puluhan ribu orang Yahudi ultra-Ortodoks itu menewaskan puluhan orang dan membuat ratusan orang terluka. Peristiwa tersebut menjadi salah satu bencana sipil paling mematikan di negara itu.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyebut tragedi festival api unggun Yahudi Israel berdarah yang menewaskan sedikitnya 44 orang di situs ziarah Yahudi adalah salah satu bencana terburuk.
Tragedi itu terjadi setelah para peziarah memadati situs makam Rabbi Shimon Bar Yochai yang terkenal, tempat sebagian besar orang Yahudi ultra-Ortodoks menandai hari libur Lag Baomer.
“Bencana Gunung Meron adalah salah satu yang terburuk yang menimpa Negara Israel,” kata Benjamin Netanyahu
Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini












