Example floating
Example floating
Home

BAZNAS Distribusikan 176 Paket Logistik dan Dukungan Biaya Hidup di Lebak

Alfi Fida
×

BAZNAS Distribusikan 176 Paket Logistik dan Dukungan Biaya Hidup di Lebak

Sebarkan artikel ini
BAZNAS Distribusikan 176 Paket Logistik dan Dukungan Biaya Hidup di Lebak
BAZNAS Distribusikan 176 Paket Logistik dan Dukungan Biaya Hidup di Lebak

MEMO

Pada Kamis, 5 September 2024, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia menyalurkan bantuan berupa 176 paket logistik keluarga dan dukungan biaya hidup untuk 10 mustahik kepada masyarakat Muslim Baduy di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan oleh komunitas Baduy yang tinggal di daerah terpencil dan hidup dalam kondisi ekonomi terbatas.

Baca Juga: Langkah Strategis Pemkab Magetan Dorong Sayur Lokal Masuk SPPG Siap Edukasi Petani Agar Sesuai PSAT BGN Demi Tingkatkan Ekonomi Daerah

BAZNAS Beri Bantuan Besar untuk Masyarakat Baduy

Pada hari Kamis, 5 September 2024, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia melakukan penyaluran bantuan kepada masyarakat Baduy di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Bantuan tersebut terdiri dari 176 paket logistik keluarga serta dukungan biaya hidup untuk 10 mustahik. Penyaluran bantuan ini bertujuan untuk membantu masyarakat Muslim Baduy yang tinggal di kawasan tersebut.

Saidah Sakwan, MA., selaku Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS berkomitmen untuk memberikan dukungan sosial kepada mereka yang memerlukan perhatian khusus dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Umi Sjarifah, Pemred Media Sudut Pandang Raih Anugerah INDOPOSCO atas Dedikasi Jurnalistik

Saidah menjelaskan bahwa bantuan kali ini difokuskan di Kecamatan Leuwidamar, tepatnya di Kampung Cicakal Girang, Desa Kanekes. Kampung ini adalah tempat tinggal masyarakat Baduy luar yang telah memeluk agama Islam. Mereka hidup di kaki Gunung Kendeng dengan mata pencaharian utama sebagai petani dan peladang.