Example floating
Example floating
Metropolis

Batu Bertuliskan Lafadz ALLAH Muncul dari Bawah Laut di Pantai Tua

A. Daroini
×

Batu Bertuliskan Lafadz ALLAH Muncul dari Bawah Laut di Pantai Tua

Sebarkan artikel ini
Pantai Tua Bakahuni, menyembulkan batu tua bertuliskan lafadz ALLAH.
Pantai Tua Bakahuni, menyembulkan batu tua bertuliskan lafadz ALLAH.
Pantai Tua Bakahuni, menyembulkan batu tua bertuliskan lafadz ALLAH.

Lampung, Memo.co.id

Batu bertuliskan lafadz Allah, muncul dari bawah laut di tepi Pantai Tanjung Tua, Bakauni,

Baca Juga: Cek Fakta Ramai Soal THR ASN Tahun 2026 Cair Awal Ramadhan Begini Kata Pemkab Lumajang Untuk Berikan Kepastian Bagi Pegawai

Lampung Selatan. Ketika air laut surut, ratusan warga ingin menyaksikan batu yang ada di

dasar pantai itu. Namun, saat air laut pasang, batu itu ikut tenggelam karena air laut

Baca Juga: Dukung Kreativitas Reses di Dinoyo Sekolahan DPRD Surabaya Sosialisasikan Program Intervensi Gen Z Rp5 Juta Per RW Tahun 2026

menutupi bibir pantai Tanjung Tua.

Di daerah tersebut, sebelumnya dikenal daerah persinggahan para wali yang membawa agama

Baca Juga: Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Direktur Operasi KAI Lakukan Inspeksi Lintas di Wilayah Daop 7 Madiun

Islam dari daerah Banten. Ya, tepatnya ulama dari banten membawa agama Islam ke POntianak. Daerah sekitar pantai Tanjung Tua, menjadi salah satu tempat mukimnya para penyiar agama. Ini dari litertur yang ada di internet.

Karena literateri itulah, Yodis, dari PETA ( peduli Pariwisata ) melakuan serangkaian penelitian yang dipusatkan di kawasan {Pantai Tanjung Tua. ” Saya amati satu per satu lokasi pantai itu. Sehingga, dia menemukan beberapa fosil serta batu bebatuan yang menurut saya agak beda,” katanya.

Yang menarik, muncul batu besar betrtuliskan lafadz Allah dari dasar laut di tepi pantai itu. Batu bertuliskan lafadz Allah itu akan terlihat jelas, setelah air laut menyusut.

Kepala Desa Bakauheni yang bernama Sahroni kepada wartawan menjelasakan, pihaknya secara pribadi akan membangun mushola di dekat penemuan batu.
Tujuannya selain menyediakan tempat bagi pengunjung untuk ibadah, juga ingin menghindari batu berlafal “Allah” tersebut terinjak atau terlangkahi pengunjung. (nu)