Example floating
Example floating
NGANJUK

Balita Di Nganjuk Bernasib Buruk, Pasca Imunisasi Di Pustu Mengalami Lumpuh Layu

Mulyadi Memo
×

Balita Di Nganjuk Bernasib Buruk, Pasca Imunisasi Di Pustu Mengalami Lumpuh Layu

Sebarkan artikel ini

” Rawat jalan di rumah sakit dr. Soetomo dianjurkan satu bulan empat kali. Tapi saya memilih kontrol satu bulan sekali,” tutur FT.

Baca Juga: Tragedi Wanita Muda di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Meninggal Dunia di Area Belakang Rumah

Pertimbanganya masih kata FT karena terbentur biaya. Sekali perjalanan ke Surabaya biayanya Rp 200 ribu.

” Kalau kontrol satu bulan empat kali gak mampu biayanya. Itupun saya ke surabaya naik motor,” aku FT .

Baca Juga: Kondisi Situs Peradaban Jawa Kuno Di Baron Kurang Terawat, Begini Tanggapan Pemerhati Budaya....

Ditanya harapannya lebih jauh disampaikan FT memohon kepada bidan desa agar tidak sembrono. Jangan sampai terjadi kasus seperti yang menimpa anaknya.

Baca Juga: Babak Baru Menguak Harta Peninggalan Diyorejo - Panirah, Edi Nurwiaji Tuding C Desa Sidoharjo Ada Kejanggalan

Sementara itu ditempat terpisah dengan kejadian ini ditanggapi oleh Kepala Puskesmas Baron Kecamatan Baron dr.Made menjelaskan lazimnya reaksi vaksin DPT balita mengalami suhu badan panas maksimal satu Minggu.

” Kalau sampai terjadi dampak serius seperti itu berarti dimungkinkan kekebalan imun balita rendah,” sanggah dr Made saat dihubungi lewat nomor WhatsApp nya hari ini ( Jumat,16/05/2025). ( Adi )