Example floating
Example floating
Life Style

Bahaya Makan Es Batu Bagi Kesehatan Tubuh Manusia

A. Daroini
×

Bahaya Makan Es Batu Bagi Kesehatan Tubuh Manusia

Sebarkan artikel ini
Bahaya Makan Es Batu Bagi Kesehatan Tubuh Manusia

Saat mengonsumsinya, berbagai bakteri dan virus bisa masuk ke dalam tubuh sehingga menyebabkan masalah-masalah kesehatan, seperti diare, hepatitis A, kolera, dan lainnya. Oleh sebab itu, pastikan es batu yang kamu konsumsi terjamin kebersihannya dan jangan memakannya secara berlebihan.

Penyebab seseorang makan es batu

Memiliki kebiasaan makan es batu tentu saja disebabkan oleh beberapa hal seperti:

Baca Juga: Rahasia Kopi Hitam Tanpa Gula Manfaat Ajaib untuk Kesehatan

1. Dehidrasi

Ketika tubuh kekurangan cairan, dehidrasi kemungkinan besar bisa terjadi. Masalah ini bisa menyebabkan kamu mengalami kehausan, pusing, urine berwarna gelap, dan kebingungan. Makan es batu pun dilakukan untuk meredakan dehidrasi. Kebiasaan ini dapat mendinginkan mulut dan tenggorokan, serta membantu menurunkan suhu tubuh pada hari yang terik.

2. Anemia defisiensi besi

Makan es secara berlebihan seringkali dikaitkan dengan anemia defisiensi besi. Anemia defisiensi besi terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup zat besi dalam darah sehingga jumlah sel darah merah tak mencukupi. Padahal zat besi sangat penting untuk membangun sel darah merah yang sehat.

Baca Juga: Jenis-jenis Minyak Goreng yang Harus Dihindari untuk Kesehatan

Hal ini juga membuat sel-sel darah merah tak dapat membawa oksigen yang cukup. Gejala yang dapat kamu rasakan jika mengalami anemia defisiensi besi, yaitu kelelahan, pucat, pusing, palpitasi jantung, tangan dan kaki dingin, sesak napas, sakit dada, hingga lidah bengkak. Sebuah studi menunjukkan bahwa 13 dari 81 orang yang menderita anemia defisiensi besi menunjukkan gejala pagophagia atau seseorang yang gemar makan es batu.

Sementara, beberapa penelitian percaya bahwa mengunyah es batu bisa memicu lebih banyak darah yang dikirim ke otak pada penderita anemia defisiensi besi. Hal ini membuat kadar oksigen dalam otak juga meningkat sehingga terjadi peningkatan kewaspadaan dan kejernihan dalam berpikir.

Baca Juga: Moon Face: Apa Itu, Gejala, Penyebab, dan Penanganannya

3. Pica

Pica adalah gangguan makan di mana seseorang secara kompulsif memakan sesuatu yang sebenarnya bukan makanan. Memiliki kebiasaan makan es batu atau salju juga merupakan salah satu jenis pica yang disebut dengan istilah pagophagia.

Masalah ini merupakan gangguan mental yang seringkali terjadi secara bersamaan dengan kondisi kejiwaan dan kecacatan intelektual lainnya, seperti autisme atau skizofrenia. Bahkan kondisi ini juga dapat berkembang selama masa kehamilan. Orang dengan pagophagia dapat mengonsumsi beberapa kantong es setiap hari.

4. Masalah emosional

Beberapa masalah emosional juga bisa membuat orang gemar makan es batu. Misalnya saja, orang yang mengalami stres bisa lebih tenang dengan mengunyah es batu. Selain itu, perilaku obsesif kompulsif (OCD) juga bisa menjadi penyebabnya. Ini merupakan kondisi kesehatan mental yang mengarah pada perilaku kompulsif atau pikiran obsesif.