” Dengan bantuan ini sangat berarti sekali untuk keluarga miskin seperti saya. Beribu terima kasih saya ucapkan kepada desa yang telah ikut meringankan beban hidup keluarga saya,” puji syukur Yuniar.

Baca Juga: Uang Kompensasi Debu Sebulan Ngeblong, Warga Ngepeh Stop Ratusan Armada Pengangkut Hasil Tambang
Untuk diketahui, dari hasil pantauan wartawan memo.vo.id saat berada dilokasi acara bahwa pembagian BLT Kesra di Desa Kampungbaru tampaknya sedikit beda dengan desa desa pada umumnya. Yang membedakan bukan besaran uang bantuannya atau dari mana petugas penyalurnya.
Yang membedakan ternyata dari pihak desa setempat telah menggandeng tenaga kesehatan untuk memberikan layanan kesehatan secara gratis kepada ratusan KPM saat antrian panjang berlangsung.
” Layanan gratis ini bertujuan selain untuk mengecek kesehatan para lansia yang ikut antrian panjang, juga untuk mengurangi kejenuhan saat menunggu lama panggilan dari petugas,” ucap Susilo Dwi Prasetyo Kepala Desa Kampungbaru saat ditemui di ruang kerjanya.

Baca Juga: Tragedi Wanita Muda di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Meninggal Dunia di Area Belakang Rumah
Lebih gamblangnya masih kata SDP panggilan akrab kades kampungbaru ini bahwa BLT Kesra merupakan program tambahan dari Kementrian Sosial untuk menjaga daya beli masyarakat pada akhir tahun.
” Program ini melengkapi bantuan reguler yang sebelumnya sudah diberikan kepada kelompok rumah tangga berpenghasilan rendah,” pungkasnya.
Diinformasikan juga bahwa untuk jumlah penerima bantuan BLT Kesra di Desa Kampungbaru masuk tiga besar jumlah KPM terbanyak dari 16 desa/Klurahan di wilayah Kecamatan Tanjunganom.
Menempati urutan pertama KPM terbanyak ada di Klurahan Warijayeng sebanyak 1358 KPM, di urutan kedua ada di Desa Sumberkepuh sebanyak 794 KPM dan untuk urutan ketiga ada di Desa Kampungbaru sebanyak 714 KPM. ( Adi)












