NGANJUK, MEMO – Capaian pengentasan kemiskinan di Desa Kampungbaru tercatat sudah mendekati angka 50%I dari jumlah penduduk sebanyak 8 ribu jiwa.
Artinya ada sekitar 4 ribu kelompok penerima manfaat ( KPM) katagori miskin atau berpenghasilan rendah sudah tercover melalui lima komponen sumber bantuan sodial. Diantaranya BLT DD, BLT Sementara Kesra, Bantuan Pangan ( Bapang), Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT) dan Program Keluarga Harapan ( PKH) .
Baca Juga: PC Muhammadiyah Kertosono Besok Tunaikan Sholat Ied Di Lima Titik

Seperti hari ini ( Rabu,26/11/2025), sebanyak 714 warga miskin di Desa Kampungbaru menerima Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesra ( BLT Kesra). Masing masing KPM menerima uang dari pemerintah ini sebesar Rp 900 ribu.
Baca Juga: Ponpes Al Ubaidah Jadi Tuan Rumah Penutupan Safari Ramadan 1447 H/2026 M Pemkab Nganjuk
Sesuai dengan ketentuan pemerintah, dari nominal bantuan tersebut terakumulasi selama tiga bulan. Dimulai bulan Oktober sampai desember. Setiap bulannya dialokasikan Rp 300 ribu dikalikan selama tiga bulan. Selaku petugas penyalur bantuan yang ditunjuk berasal dari PT POS Indonesia.

Baca Juga: SDP Ngudo Roso , 2026 Tahun Tantangan Untuk Desa
Tidak bisa dipungkiri, dari ratusan KPM berlatar belakang ekonomi sosial dibawah rata rata tersebut rela ngantri berjam jam di Pendopo Pemdes Kampungbaru demi mendapatkan uang segar di akhir tahun.
” Matur suwun sanget dateng pak lurah purun peduli kalih tiyang boten gadah kados kulo, mugi berkah sedayane, “tutur Mbok Nafsiah warga Dusun Krajan Utara Desa Kampungbaru saat nunggu antrian di atas becak.

Hal senada disampaikan Yuniar Dwi Diyan Nita salah satu KPM dari Dusun Kurung Lor RW 12 RT 01 kepada wartawan memo.co.id mengaku dengan bantuan ini bisa untuk menopang kebutuhan hidup sehari hari sebagian untuk keperluan anak sekolah.
” Dengan bantuan ini sangat berarti sekali untuk keluarga miskin seperti saya. Beribu terima kasih saya ucapkan kepada desa yang telah ikut meringankan beban hidup keluarga saya,” puji syukur Yuniar.

Untuk diketahui, dari hasil pantauan wartawan memo.vo.id saat berada dilokasi acara bahwa pembagian BLT Kesra di Desa Kampungbaru tampaknya sedikit beda dengan desa desa pada umumnya. Yang membedakan bukan besaran uang bantuannya atau dari mana petugas penyalurnya.
Yang membedakan ternyata dari pihak desa setempat telah menggandeng tenaga kesehatan untuk memberikan layanan kesehatan secara gratis kepada ratusan KPM saat antrian panjang berlangsung.
” Layanan gratis ini bertujuan selain untuk mengecek kesehatan para lansia yang ikut antrian panjang, juga untuk mengurangi kejenuhan saat menunggu lama panggilan dari petugas,” ucap Susilo Dwi Prasetyo Kepala Desa Kampungbaru saat ditemui di ruang kerjanya.

Lebih gamblangnya masih kata SDP panggilan akrab kades kampungbaru ini bahwa BLT Kesra merupakan program tambahan dari Kementrian Sosial untuk menjaga daya beli masyarakat pada akhir tahun.
” Program ini melengkapi bantuan reguler yang sebelumnya sudah diberikan kepada kelompok rumah tangga berpenghasilan rendah,” pungkasnya.
Diinformasikan juga bahwa untuk jumlah penerima bantuan BLT Kesra di Desa Kampungbaru masuk tiga besar jumlah KPM terbanyak dari 16 desa/Klurahan di wilayah Kecamatan Tanjunganom.
Menempati urutan pertama KPM terbanyak ada di Klurahan Warijayeng sebanyak 1358 KPM, di urutan kedua ada di Desa Sumberkepuh sebanyak 794 KPM dan untuk urutan ketiga ada di Desa Kampungbaru sebanyak 714 KPM. ( Adi)












