Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
BLITAR

Balita Blitar Idap Kelainan Jantung, Tak Punya BPJS, Bupati Rijanto dan Sejumlah Kepala Dinas Patungan Demi Selamatkan Nyawanya

A. Daroini
×

Balita Blitar Idap Kelainan Jantung, Tak Punya BPJS, Bupati Rijanto dan Sejumlah Kepala Dinas Patungan Demi Selamatkan Nyawanya

Sebarkan artikel ini
balita blitar

Blitar, memo.co.id
Di usianya yang baru menginjak tiga tahun, Enzo Yosef Pratama seharusnya lebih sering berlari, tertawa, dan bermain bersama teman-teman sebayanya. Namun takdir berkata lain. Balita asal RT 01/RW 01 Desa Resapombo, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar itu justru harus berjuang mempertahankan hidupnya karena mengidap kelainan jantung.

Hasil pemeriksaan dokter menyatakan, Enzo membutuhkan tindakan operasi di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta. Operasi itu menjadi harapan terbesar agar ia bisa kembali menjalani masa kecilnya seperti anak-anak lainnya.

Pendaftaran siswa baru
kuota terbatas, datang ke Jl KH Wahid Hasyim Tanjung Warujayeng

Namun harapan itu nyaris pupus. Sang ayah, Fendi Setyawan, tidak memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan. Kondisi ekonomi keluarga yang serba terbatas membuat biaya operasi yang mencapai puluhan juta rupiah menjadi sesuatu yang mustahil untuk dipenuhi sendiri.

Di tengah kebuntuan itu, secercah harapan datang

Yayasan Jantung Indonesia Cabang Malang bergerak cepat mendampingi Enzo. Berbagai upaya dilakukan agar balita tersebut bisa segera mendapat penanganan dari dokter spesialis jantung. Menyadari besarnya biaya yang harus ditanggung keluarga, pihak yayasan kemudian mengirimkan surat kepada Bupati Blitar, Rijanto.

Surat itu rupanya menyentuh hati orang nomor satu di Kabupaten Blitar tersebut.

Begitu mengetahui ada seorang balita warganya yang sedang berpacu dengan waktu demi menyelamatkan nyawa, Rijanto tak tinggal diam. Ia bersama sejumlah kepala dinas memilih bergotong royong secara pribadi mengumpulkan dana untuk membantu biaya operasi Enzo.