Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
BLITAR

Balita Blitar Idap Kelainan Jantung, Tak Punya BPJS, Bupati Rijanto dan Sejumlah Kepala Dinas Patungan Demi Selamatkan Nyawanya

A. Daroini
×

Balita Blitar Idap Kelainan Jantung, Tak Punya BPJS, Bupati Rijanto dan Sejumlah Kepala Dinas Patungan Demi Selamatkan Nyawanya

Sebarkan artikel ini
balita blitar

“Alhamdulillah, semalam bapak bersama beberapa kepala dinas lainnya patungan. Diperkirakan untuk operasi awal sudah bisa tercukupi,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Blitar, Agung Wicaksono.

Sebelum diberangkatkan ke Jakarta, Enzo telah menjalani perawatan medis selama lima hari berkat pendampingan Yayasan Jantung Indonesia Cabang Malang. Kini, balita mungil itu telah berada di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita sambil menunggu jadwal tindakan operasi.

Pendaftaran siswa baru
kuota terbatas, datang ke Jl KH Wahid Hasyim Tanjung Warujayeng

Bagi keluarga Enzo, uluran tangan itu bukan sekadar bantuan biaya. Di tengah keterbatasan yang mereka hadapi, kehadiran banyak pihak menjadi harapan baru agar buah hati mereka tetap memiliki kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan menggapai masa depan.

Ketua Yayasan Jantung Indonesia Cabang Malang menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan medis, Enzo harus segera menjalani tindakan pemasangan alat pacu jantung. Biaya yang dibutuhkan mencapai puluhan juta rupiah, jauh di luar kemampuan keluarganya.

Karena itulah pemerintah daerah memilih hadir. Bukan sekadar menjalankan kewajiban sebagai pemerintah, tetapi menunjukkan bahwa di balik jabatan dan birokrasi, masih ada kepedulian ketika seorang anak kecil sedang berjuang mempertahankan hidupnya.

Di balik hiruk-pikuk urusan pemerintahan, kisah Enzo mengingatkan bahwa terkadang secarik surat dan kepedulian banyak orang mampu menghadirkan harapan. Sebab bagi seorang balita yang sedang berjuang melawan penyakit jantung, uluran tangan sekecil apa pun bisa menjadi alasan untuk terus bertahan hidup.