Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
KEDIRI RAYA

Polsek Pesantren Bekuk Maling Specialis Kamar Kos-kosan

A. Daroini
×

Polsek Pesantren Bekuk Maling Specialis Kamar Kos-kosan

Sebarkan artikel ini
tahanan polsek pesantren

tahanan polsek pesantren

Kediri, Memo.co.id

Baca Juga: Perkemahan Wirakarya Jatim 2026 Hadir di Kediri Pramuka Lakukan Renovasi Tiga Rumah Warga

M Hariono (19) warga Desa Pethok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, spesialis pembobol rumah kos kosan, berhasil dibekuk Reskrim Polsek Pesantren. Pelaku ini yang melakukan pembobolan di kamar kos-kosan yang ditempati Riska Panca Agustin (27) di Kelurahan Bangsal, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Dari hasil penangkapan teradap pelaku tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa patahan ujung pisau sangkur, sebuah pisau sangkur, sebuah obeng warna hitam, laptop merk Acer warna hitam, sepeda motor Honda Supra 125 nopol AG 3294 JU warna merah, celana kolor pendek dan kaos warna hitam.

Baca Juga: Vonis Empat Tahun Penjara bagi Penganiaya Balita di Ngronggo Kediri Ini Alasan Hakim

Infoprmasi yang berhasil dihimpun Memo, pelaku sempat beraksi tiga kali membobol kamar kos mahasiswa. Namun dua kali dia mengaku kecele, karena kamar kos yang dibobolnya tidak ditemukan barang berharga.

Hariono, baru berhasil membobol kamar kos kosan setelah melancarkan aksi yang ketiga. Saat itu, kamar tersebut kosong. Karena tidak ditunggui penghuninya, dia masuk ke kamar kos kosan tersebut cukup mudah. Kos kosan itu adalah milik , mahasiswi salah satu perguruan tinggi di kediri. Di kamar kos korban pelaku mengambil laptop merk Acer warna hitam yang ditaruh di bawah kasur.

Baca Juga: Aturan Baru Pilkades Kediri 2026 Akomodasi Calon Tunggal Bumbung Kosong Bisa Menang

Kasubag Humas Polres Kediri AKP Anwar Iskandar mengatakan laptop curian itu sempat dijual pelaku di toko laptop yang ada di Kelurahan Banjaran. “Laptopnya dijual laku Rp 750.000. Uangnya digunakan untuk memenuhi keperluan sehari-hari,” jelas AKP Anwar Iskandar.

Dugaan kuat, pelaku spesialis kamar kos-kosan ini melakukan aksi di tempat lain. Karena itulah, petugas reserse Polsek Pesantren terus melakukan pengembangan kasus pencurian tersebut, kemungkinan bisa terjadi di tempat lain. Kemungkinan juga, pelaku juga memiliki jaringan ke pelaku lain. (*)