Blitar, Memo.co.id
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menggelar rapat serentak Pimpinan Anak Cabang (PAC) bersama Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) Ranting se-Kabupaten Blitar pada 25–26 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses penjaringan usulan Ketua dan pengurus baru PAC PDI Perjuangan di seluruh wilayah Kabupaten Blitar.
Selain agenda penjaringan, rapat tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang konsolidasi partai untuk menyamakan persepsi dan menguatkan garis perjuangan, sebagaimana hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDI Perjuangan Tahun 2026.
Baca Juga: Era Digital dan Tantangan Akurasi, Jairi Irawan Gelar Diskusi Bersama Jurnalis Blitar
Salah satu PAC yang menjadi sorotan dalam agenda tersebut adalah PAC PDI Perjuangan Kecamatan Kanigoro. Wilayah ini dikenal menorehkan capaian positif pada Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 lalu. Dalam rapat penjaringan, PAC Kanigoro mengusulkan tujuh nama calon Ketua PAC sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan.
Ketua PAC PDI Perjuangan Kanigoro saat ini, Fatatoh Hironi Ulya, menjelaskan bahwa penjaringan ini merupakan wujud komitmen kader untuk terus memperkuat soliditas partai dan memperluas dukungan masyarakat.
Baca Juga: Retribusi atau Pungli? Jalur Perbatasan Blitar–Malang Disorot
“Ke depan, kami harus berjuang lebih keras. Kuncinya adalah turun langsung ke tengah masyarakat, mendengar keluhan mereka, dan hadir dengan solusi nyata. PDI Perjuangan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” ujar Fatatoh.
Ia menegaskan, target utama PAC Kanigoro adalah melanjutkan kemenangan PDI Perjuangan di wilayah tersebut, sekaligus mengembalikan suara partai yang sempat mengalami penurunan pada kontestasi Pileg dan Pilkada 2024.
Baca Juga: Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan, Wabup Beky Paparkan Fokus Pemkab Blitar












